Sambut Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Benahi Jalan, PJU hingga Area Parkir
- Admin03

- 26 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berbenah menyambut kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara. Sejumlah infrastruktur pendukung mulai disiapkan agar aktivitas penerbangan berjalan lancar dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengguna jasa transportasi udara.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, saat ini pihaknya fokus mematangkan berbagai sarana dan prasarana di sekitar kawasan bandara. Mulai dari perbaikan akses jalan, penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan area parkir terus dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait.
"Bandara Husein saat ini kami fokus pada penyiapan infrastruktur dan sarana prasarana pendukung, mulai dari perbaikan jalan, penerangan jalan umum, hingga fasilitas parkir. Itu yang saat ini terus kami koordinasikan," kata Farhan, Jumat (26/6/2026).
Menurut Farhan, pada tahap awal operasional kembali, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari selama periode Juli hingga September 2026. Angka tersebut dinilai masih ideal karena berada jauh di bawah kapasitas maksimal Bandara Husein saat beroperasi penuh.
"Kami bergerak dengan asumsi jumlah penumpang pada tahap pertama ini sekitar 3.000 penumpang per hari. Jadi bebannya belum terlalu berat, meskipun pada masa jayanya Bandara Husein mampu melayani 10.000 hingga 12.000 penumpang setiap hari," ujarnya.
Selain kesiapan infrastruktur, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian pada kesiapan operasional penerbangan. Farhan berharap mulai Agustus 2026, Bandara Husein sudah dapat melayani pesawat berbadan sedang seperti Boeing 737-500 dan Airbus A320, di samping pesawat berukuran kecil maupun private jet.
"Harapannya Agustus nanti sudah ada pesawat jet yang beroperasi, seperti Boeing 737-500 atau Airbus A320. Itu kapasitas maksimum yang direncanakan, sementara pesawat yang lebih kecil maupun private jet tentu tetap bisa beroperasi," ucapnya.
Farhan meyakini, aktifnya kembali Bandara Husein Sastranegara akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. Sektor transportasi dan pergudangan diproyeksikan semakin meningkat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.
Sebagai kota jasa, perdagangan, pendidikan, dan destinasi wisata, Kota Bandung dinilai membutuhkan sistem transportasi yang andal serta memiliki konektivitas yang baik guna menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
"Kami berharap sektor transportasi dan pergudangan dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. Kita membutuhkan motor-motor penggerak ekonomi baru agar ekonomi kota terus tumbuh," jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan bandara yang kembali aktif juga diyakini akan memperkuat daya saing Kota Bandung sebagai tujuan investasi, bisnis, dan pariwisata, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan sektor jasa.
Farhan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Gubernur Jawa Barat, jajaran TNI AU, Kementerian Perhubungan, serta Angkasa Pura atas komitmen dan dukungan yang luar biasa dalam menghidupkan kembali Bandara Husein Sastranegara," tuturnya. (AMJ)



Komentar