Ribuan Warga Antre Gerakan Pangan Murah, Harga Beras Mulai Rp15.500 per Kilogram
- Admin03

- 30 Jul
- 2 menit membaca

Tasikmalaya (PRSSNIJabar) - Ribuan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/7/2026). Mereka rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah melalui program Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Hj. Lola Nelria Oktavia, SE, Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami atau Komeng, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Selain bisa membeli bahan pangan dengan harga terjangkau, warga juga memanfaatkan berbagai layanan sosial gratis yang disediakan panitia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, SH., M.Si., Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candra Negara, serta Direktur Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.
"Alhamdulillah, Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan program seperti ini memang sangat dibutuhkan warga," ujarnya.
Menurut Diky, kegiatan tersebut merupakan inisiasi Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami bersama Anggota DPR RI Hj. Lola Nelria Oktavia yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional.
Tak hanya menyediakan pasar murah, kegiatan itu juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian bibit pohon, penyaluran bantuan kepada Yayasan Mutiara Titipan Illahi, hingga distribusi air bersih bagi warga yang membutuhkan.
Anggota DPR RI Hj. Lola Nelria Oktavia menegaskan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Kita berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil. Program seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Alfiansyah Bustami atau Komeng memilih merendah ketika diminta menjelaskan perannya dalam menghadirkan program tersebut.
"Saya hanya menyambungkan. Yang berkeringat itu Bu Lola, Pak Wakil, dan teman-teman di Badan Pangan Nasional. Saya ibarat tukang las yang menyambungkan DPR, pemerintah daerah, dan Bapanas," ujar Komeng, yang langsung disambut gelak tawa warga.
Komeng berharap Gerakan Pangan Murah tidak hanya berlangsung di Kota Tasikmalaya, tetapi juga dapat diperluas ke berbagai daerah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, beras dijual seharga Rp15.500 per kilogram, daging ayam Rp31.000 per kilogram, telur ayam Rp25.500 per kilogram, cabai rawit Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp31.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp9.000 per kilogram.
Direktur Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono turut mengapresiasi kondisi pengendalian inflasi di Kota Tasikmalaya. Berdasarkan data Juni 2026, inflasi Kota Tasikmalaya tercatat sebesar 2,72 persen atau masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat maupun nasional. (AST)



Komentar