top of page

Polda Jabar Imbau Warga Tak Mudah Terprovokasi Isu Aksi Unjuk Rasa

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 5 jam yang lalu
  • 1 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.


Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana aksi unjuk rasa sejumlah kelompok masyarakat di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan pastikan terlebih dahulu kebenaran setiap informasi yang diterima maupun dibagikan,” ujar Hendra, Senin (24/8/2026).


Menurutnya, situasi menjelang maupun saat pelaksanaan aksi berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan konten provokatif melalui media sosial.

Informasi yang belum terkonfirmasi, kata dia, dapat memengaruhi masyarakat untuk mengambil tindakan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.


Karena itu, masyarakat diminta melakukan pengecekan terhadap sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.


Terlebih apabila informasi tersebut berisi ajakan melakukan tindakan melanggar hukum, mengandung unsur provokasi, atau berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


“Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks atau informasi provokatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas,” katanya.


Hendra menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, pelaksanaannya tetap harus dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Polda Jabar juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh isu yang sumber maupun kebenarannya belum jelas.


“Masyarakat kami harapkan tetap menjaga ketenangan dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab,” tuturnya. (AMJ)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page