top of page

Ribuan Personel PLN Jabar Siaga Jaga Kelistrikan Saat Idul Adha dan Waisak

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 26 Mei
  • 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menyiagakan ribuan personel untuk memastikan pasokan listrik tetap aman selama malam takbiran, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, hingga perayaan Waisak 2570 BE. Kesiapan petugas dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang keagamaan.


Sebanyak 4.993 personel diterjunkan dan disebar di 289 posko siaga yang berada di berbagai wilayah Jawa Barat. Para petugas akan bersiaga selama 24 jam guna menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.


General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, dalam keterangannya mengatakan, kesiapan personel menjadi salah satu fokus utama PLN selama periode siaga hari raya. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menikmati libur dengan nyaman.


ā€œSeluruh personel PLN UID Jawa Barat bersiaga penuh selama malam takbiran, Idul Adha, dan Waisak. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas tanpa gangguan kelistrikan,ā€ ujar Sugeng, Selasa (26/5/2026).


Ia menambahkan, pola siaga telah disusun sejak jauh hari, termasuk penguatan koordinasi antarunit, pemeriksaan jaringan, hingga kesiapan peralatan pendukung di lapangan.


Selain menyiapkan personel, PLN UID Jawa Barat juga memperkuat dukungan operasional dengan menghadirkan 32 unit UPS Mobile dan 124 unit gardu bergerak. Berbagai material cadangan dan perlengkapan teknis lainnya turut disiapkan guna mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan.


Petugas PLN juga melakukan pengamanan khusus di sejumlah lokasi prioritas yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama hari raya. Lokasi tersebut meliputi 132 masjid, 58 vihara, 55 tempat wisata dan pusat keramaian, 59 pusat perbelanjaan, serta 121 rumah sakit umum.


Tak hanya itu, pengamanan juga dilakukan di 151 lokasi VVIP dan VIP, termasuk kantor pemerintahan dan fasilitas strategis lainnya untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama masa libur nasional.


Menurut Sugeng, kesiapan personel tidak hanya difokuskan pada penanganan gangguan, tetapi juga upaya pencegahan melalui inspeksi rutin dan pemantauan sistem kelistrikan secara real time.


ā€œKami melakukan monitoring sistem secara intensif dan menempatkan personel di titik-titik strategis agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,ā€ katanya.


Dari sisi pasokan, sistem kelistrikan Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman. PLN mencatat daya mampu pasok mencapai 16.106 megawatt (MW), sedangkan beban puncak saat Idul Adha diperkirakan berada di angka 7.061 MW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sebesar 9.045 MW.


Selain kesiapan petugas lapangan, PLN UID Jawa Barat juga memastikan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile tetap beroperasi selama 24 jam. Pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk membeli token, membayar tagihan, mengajukan layanan, hingga melaporkan gangguan kelistrikan.


PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan segera melapor melalui PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 apabila menemukan gangguan selama periode libur Idul Adha dan Waisak. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page