top of page

Ratusan Warga Garut Serbu Layanan Kesehatan Gratis Rail Clinic KAI Daop 2 Bandung

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 30 Jun
  • 2 menit membaca


Kabupaten Garut (PRSSNIJabar) - Ratusan warga memadati Stasiun Bumiwaluya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (30/6/2026), untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melalui program Rail Clinic. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, dengan warga dari berbagai kalangan datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.


Tercatat sebanyak 265 warga mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis yang disediakan KAI Daop 2 Bandung. Mereka mendapatkan layanan kesehatan tingkat pertama secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan gigi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan mata, laboratorium sederhana, tindakan medis ringan, hingga pelayanan farmasi.


Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, mengatakan Rail Clinic merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api.


"Melalui Rail Clinic kami ingin menghadirkan akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT KAI sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga di sekitar wilayah operasional," ucap Hendra.


Selain pelayanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung juga memberikan bantuan berupa 120 kacamata gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan kepada 50 siswa SDN 1 Citeras dan 70 warga lanjut usia setelah menjalani pemeriksaan mata.


Tak hanya itu, perusahaan turut menyalurkan bantuan sembako dan kursi roda bagi warga serta menggelar penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.


Seluruh pelayanan kesehatan dilakukan menggunakan Rail Clinic Generasi 4, kereta khusus yang telah dimodifikasi menjadi poliklinik berjalan dengan fasilitas medis modern. Di dalamnya tersedia ruang pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan gigi, pelayanan ibu dan anak, laboratorium sederhana, ruang farmasi, hingga ruang pemeriksaan mata yang dilengkapi peralatan digital.


Rangkaian Rail Clinic juga dilengkapi Kereta Pustaka (Rail Library) yang menyediakan perpustakaan, ruang baca digital, ruang belajar, serta ruang pertemuan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.


Menurut Hendra, kehadiran Rail Clinic menjadi salah satu inovasi PT KAI dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di berbagai daerah yang berada di sepanjang lintasan kereta api. Program ini secara rutin digelar secara bergilir di wilayah operasional KAI di Pulau Jawa dan Sumatera.


"Kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat layanan kesehatan yang kami berikan, tetapi juga semakin terjalin hubungan yang baik dengan KAI. Dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga aset perkeretaapian serta mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api," pungkas Hendra.


Pelaksanaan kegiatan di Stasiun Bumiwaluya berlangsung berkat kolaborasi PT KAI Daop 2 Bandung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Citeras, Muspika Malangbong, dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan keselamatan di lingkungan perkeretaapian. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page