top of page

Puluhan Motor Operasional Disalurkan, Koperasi Merah Putih di Ciamis-Banjar Dikebut Beroperasi

  • Gambar penulis: Gun Gunawan
    Gun Gunawan
  • 7 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Ciamis (PRSSNIJabar) - Percepatan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar terus didorong. Untuk menunjang aktivitas koperasi di lapangan, Kodim 0613 Ciamis menerima bantuan puluhan kendaraan operasional berupa motor roda tiga.


Sebanyak 50 unit motor roda tiga jenis DTM mulai didistribusikan ke sejumlah titik koperasi yang telah rampung dibangun dan siap beroperasi. Bantuan kendaraan tersebut diharapkan mampu mempercepat aktivitas usaha koperasi, khususnya dalam distribusi barang dan pelayanan kepada masyarakat.


Komandan Kodim 0613 Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono mengatakan, kendaraan operasional itu akan disalurkan ke 25 titik koperasi yang progres pembangunannya telah mencapai 100 persen.


ā€œHari ini kami menerima 50 unit motor roda tiga yang rencananya akan didistribusikan untuk 25 titik KDKMP yang sudah selesai. Harapannya, dengan dukungan kendaraan operasional ini, koperasi di Ciamis maupun Banjar bisa segera beroperasi,ā€ kata Antonius kepada reporter Jabar Now,, Selasa (2/6/2026).


Ia menjelaskan, setiap koperasi nantinya akan mendapatkan dua unit motor roda tiga untuk menunjang kegiatan operasional harian. Selain itu, pemerintah juga secara bertahap menyalurkan kendaraan pendukung lain berupa truk dan mobil pickup.


ā€œSaat ini sudah ada dukungan enam unit truk dan 30 unit pickup. Ke depan rencananya setiap titik juga akan didukung kendaraan tambahan sesuai kebutuhan operasional,ā€ katanya.


Menurut Antonius, percepatan pembangunan dan operasional koperasi terus dilakukan di seluruh wilayah Ciamis dan Banjar. Dari total 212 titik KDKMP yang direncanakan, saat ini sebanyak 55 titik sudah selesai dibangun.


ā€œTarget kami pada 31 Juli 2026 seluruh pembangunan KDKMP di wilayah Ciamis dan Banjar bisa selesai dan mulai operasional,ā€ ungkapnya.


Tak hanya kendaraan, sarana penunjang lainnya seperti rak penyimpanan hingga pendingin ruangan juga mulai disalurkan secara bertahap ke setiap titik koperasi.


Antonius berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa. Ia optimistis koperasi mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


ā€œHarapannya tentu koperasi ini bisa terus berjalan dan berkembang sehingga muncul titik-titik ekonomi baru. Nantinya masyarakat juga bisa direkrut menjadi karyawan, jadi ada peluang kerja yang tercipta,ā€ katanya.


Sementara itu, Kepala Desa Ciomas, Devi Yulviana menyambut baik bantuan dua unit motor roda tiga yang diterima koperasi di desanya. Menurutnya, kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi, khususnya sektor pertanian.


ā€œDengan hadirnya kendaraan operasional ini, kami berharap pengurus koperasi semakin termotivasi untuk memajukan koperasi demi kesejahteraan masyarakat,ā€ ujar Devi.


Ia mengatakan, KDKMP Desa Ciomas saat ini mulai menjalin kerja sama dengan petani jagung. Program tersebut telah berjalan di lahan sekitar lima hektare yang tersebar di dua dusun.


ā€œMayoritas masyarakat kami adalah petani. Karena itu, koperasi akan fokus mendukung sektor pertanian, salah satunya melalui kerja sama dengan petani jagung,ā€ jelasnya.


Devi berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi lembaga ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendongkrak pendapatan asli desa (PADes).


ā€œKami ingin koperasi ini menjadi lembaga yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mampu memperkuat ekonomi desa ke depan,ā€ pungkasnya. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page