Diduga Merokok di Toilet Kereta, Penumpang Commuter Cekcok Dengan Petugas Hingga Diturunkan di Leles
- Gun Gunawan
- 18 jam yang lalu
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Keributan antara seorang penumpang dan petugas keamanan Commuter Line viral di media sosial setelah videonya diunggah akun Instagram Bandungrayanews, Selasa (2/6/2026). Dalam video tersebut, penumpang terlihat bersitegang dengan petugas di dalam rangkaian kereta usai diduga merokok di toilet kereta api.
Insiden itu terjadi di Commuter Line No. 349 relasi Garut–Padalarang sekitar pukul 12.55 WIB. Suasana perjalanan yang semula kondusif mendadak memanas ketika petugas pengamanan dalam perjalanan (PAM Walka) melakukan patroli rutin setelah kereta meninggalkan Stasiun Cibatu.
Saat patroli berlangsung, petugas mencium aroma asap rokok yang berasal dari toilet kereta Ekonomi 1. Pemeriksaan kemudian dilakukan hingga akhirnya petugas mendapati seorang penumpang yang diduga baru saja merokok di dalam toilet.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya penindakan terhadap penumpang tersebut. Menurutnya, tindakan merokok di dalam rangkaian kereta merupakan pelanggaran serius karena membahayakan keselamatan perjalanan dan mengganggu kenyamanan pengguna lain.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga merokok di dalam toilet rangkaian kereta,” ujar Leza Arlan dalam keterangannya.
Penindakan yang dilakukan petugas sempat memicu adu mulut di dalam kereta. Video cekcok itu pun dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian mendukung tindakan tegas petugas, sementara lainnya menyoroti sikap penumpang yang dianggap mengganggu ketertiban perjalanan.
KAI Commuter menegaskan petugas telah menjalankan prosedur sesuai aturan operasional. Penumpang yang bersangkutan juga telah diberikan edukasi terkait larangan merokok di seluruh area kereta, termasuk toilet dan bordes.
“Merokok di dalam rangkaian kereta merupakan pelanggaran terhadap tata tertib pengguna jasa kereta api. Selain mengganggu kenyamanan pengguna lain, tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” kata Leza.
Situasi semakin rumit ketika petugas melakukan pendataan. Penumpang tersebut disebut tidak dapat menunjukkan identitas fisik maupun tiket perjalanan karena berada pada rekannya. Setelah berkoordinasi dengan kondektur, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menurunkan penumpang itu di Stasiun Leles.
Tak hanya diturunkan, penumpang tersebut juga dikeluarkan dari area stasiun dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line.
KAI Commuter memastikan akan terus memperketat pengawasan di dalam rangkaian kereta demi menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Perusahaan juga mengingatkan seluruh pengguna agar mematuhi aturan selama perjalanan.
“KAI Commuter tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang dapat mengganggu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” pungkas Leza. (IGN)



Komentar