top of page

Polres Purwakarta Antisipasi Karhutla, Lahan Kering Disiram

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 12 Agu
  • 2 menit membaca

Purwakarta (PRSSNIJabar) - Memasuki musim kemarau, jajaran kepolisian meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi rumput dan pepohonan yang mulai mengering dinilai dapat mempercepat penyebaran api jika muncul sumber api.


Sebagai langkah antisipasi, Polres Purwakarta melakukan penyiraman terhadap sejumlah lahan yang mulai mengering di Kampung Tabrik, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Rabu (12/8/2026).


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan, kondisi lahan yang kering selama musim kemarau menjadi perhatian kepolisian karena berpotensi mudah terbakar.


ā€œMemasuki musim kemarau, kondisi lahan yang dipenuhi rumput dan pepohonan kering perlu menjadi perhatian. Selain meningkatkan potensi kebakaran, kondisi tersebut juga membuat api lebih cepat merambat,ā€ ujarnya.


Kegiatan penyiraman yang dimulai sekitar pukul 14.25 WIB tersebut dipimpin Ps. Kanit Dalmas Polres Purwakarta AIPTU Reno. Dalam kegiatan itu, turut dilibatkan dua personel Dalmas, empat personel patroli dan satu orang ASN bagian Logistik.


Petugas menyiram area kebun dan lahan kosong yang ditumbuhi pepohonan serta rumput ilalang yang mulai mengering.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar sumber api tidak mudah menjalar dan berkembang menjadi kebakaran lahan yang lebih luas.


Selain melakukan penyiraman, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.


Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mengatakan, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, terutama ketika kondisi cuaca mulai memasuki musim kemarau.


ā€œKondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, kami melakukan langkah pencegahan dengan membasahi area yang berpotensi mudah terbakar sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungannya,ā€ katanya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele sumber api sekecil apa pun.


ā€œJangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat titik api atau kepulan asap di area lahan dan hutan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas,ā€ ujarnya.


Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan, terutama dengan memastikan tidak ada material mudah terbakar maupun sumber api yang ditinggalkan.


ā€œKesadaran dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama,ā€ katanya.


Penyiraman lahan tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Purwakarta untuk melakukan pencegahan sebelum terjadi kebakaran sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman karhutla selama musim kemarau. (AMJ)


Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page