Pemkot Bandung Tetapkan Fauna Land Ancol Kelola Bandung Zoo, Farhan: Konservasi Tetap Prioritas
- Admin03

- 11 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Pemerintah Kota Bandung resmi menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah melalui proses seleksi yang berlangsung terbuka, profesional, dan akuntabel.
Penetapan tersebut menjadi babak baru bagi Bandung Zoo yang selama ini menjadi salah satu ikon Kota Bandung. Selain sebagai lembaga konservasi, kawasan itu juga memiliki fungsi edukasi lingkungan, ruang rekreasi keluarga, sekaligus aset publik yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menempatkan kepentingan konservasi sebagai prioritas utama.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kehutanan yang terus memberikan dukungan dan pendampingan sehingga proses ini dapat berjalan dengan baik dan tetap menempatkan fungsi konservasi sebagai prioritas utama," kata Farhan, Rabu (10/6/2026).
Menurut Farhan, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak semata-mata diukur dari jumlah pengunjung yang datang. Lebih dari itu, kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, edukasi lingkungan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi indikator utama yang harus diwujudkan.
"Bagi Pemkot Bandung, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, kualitas edukasi dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat," ujarnya.
Karena itu, Pemkot Bandung berharap pengelola baru mampu menghadirkan standar pengelolaan yang lebih baik, profesional, dan bertanggung jawab sehingga Bandung Zoo dapat berkembang sebagai lembaga konservasi modern yang tetap dekat dengan masyarakat.
Seiring ditetapkannya pengelola baru, Pemkot Bandung segera memasuki masa transisi untuk menyiapkan revitalisasi kawasan. Langkah tersebut mencakup penguatan fungsi konservasi, peningkatan kesejahteraan satwa, hingga persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo bagi masyarakat.
Farhan menegaskan, kerja sama yang dibangun tidak hanya berorientasi pada pengelolaan operasional, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Bandung. Pengelola baru disebut memiliki komitmen melakukan revitalisasi kawasan, pengembangan fasilitas, serta investasi yang dibutuhkan guna mendukung keberlanjutan operasional Bandung Zoo.
Selain itu, hasil proses seleksi juga dinilai mampu memberikan manfaat optimal bagi Pemkot Bandung sebagai pemilik aset, sekaligus menjamin tersedianya dukungan investasi untuk mengembalikan kualitas kawasan dan meningkatkan pelayanan publik.
"Hal yang paling penting bagi kami adalah hadirnya kepastian masa depan Bandung Zoo. Kami ingin melihat kawasan ini kembali hidup, satwanya semakin sejahtera, fungsi konservasinya semakin kuat dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Kota Bandung," tuturnya.
Pemkot Bandung, lanjut Farhan, akan terus mengawal seluruh proses transisi agar berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah juga memastikan seluruh komitmen terkait konservasi, kesejahteraan satwa, pelayanan publik, dan pemanfaatan aset daerah dapat diwujudkan secara nyata.
Penetapan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Bandung Zoo menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung untuk memastikan aset publik dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi utamanya sebagai lembaga konservasi. (AMJ)



Komentar