Pemkot Bandung Cari Solusi Permanen Atasi Parkir Liar
- Admin02

- 1 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Maraknya parkir liar di sejumlah kawasan wisata Kota Bandung kembali menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain menyebabkan kemacetan, kendaraan yang parkir sembarangan dinilai membuat pusat kota terlihat semrawut dan mengganggu estetika kawasan.
Persoalan tersebut terutama terlihat saat musim libur panjang ketika jumlah wisatawan meningkat tajam. Sejumlah ruas jalan seperti Asia Afrika, Braga, hingga Jalan Sudirman dipenuhi kendaraan yang parkir di badan jalan.
Melihat kondisi itu, Pemerintah Kota Bandung mulai mewacanakan pembangunan gedung parkir modern sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan parkir liar yang terus berulang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penertiban yang selama ini dilakukan belum cukup efektif untuk menghilangkan praktik parkir liar secara permanen.
āParkir liar itu seperti nyamuk. Diusir sekarang, nanti datang lagi. Ditertibkan, muncul lagi. Karena itu kita membutuhkan solusi yang lebih permanen,ā ucap Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, keberadaan kendaraan yang parkir sembarangan membuat kawasan pusat kota kehilangan kerapian. Padahal, area tersebut menjadi salah satu wajah utama Kota Bandung di mata wisatawan.
Karena itu, Pemkot Bandung kini tengah mencari investor yang tertarik membangun fasilitas parkir bertingkat di kawasan strategis. Gedung parkir modern tersebut diharapkan dapat mengurangi kendaraan yang selama ini memadati badan jalan.
Farhan menilai penataan parkir menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan sistem parkir yang lebih tertata, wisatawan akan merasa lebih nyaman saat berkunjung ke pusat kota.
Selain meningkatkan kenyamanan, keberadaan fasilitas parkir modern juga diyakini mampu memperbaiki tata ruang kawasan perkotaan. Ruas jalan yang selama ini dipenuhi kendaraan parkir diharapkan dapat kembali difungsikan secara optimal.
Pemerintah juga berharap pembangunan gedung parkir dapat menjadi solusi berkelanjutan dibanding hanya mengandalkan penertiban di lapangan. Sebab, praktik parkir liar kerap kembali muncul setelah petugas selesai melakukan pengawasan.
āPenataan parkir bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga menyangkut wajah kota dan kenyamanan masyarakat,ā kata Farhan.
Dengan adanya fasilitas parkir yang memadai, Pemkot Bandung berharap kawasan wisata dan pusat aktivitas ekonomi dapat terlihat lebih tertib, nyaman, dan menarik bagi wisatawan maupun warga kota.(IGN)



Komentar