Libur Sekolah, Tiket Kereta dari Tasikmalaya ke Jogja dan Bandung Nyaris Ludes
- Admin03

- 30 Jun
- 2 menit membaca

Tasikmalaya (PRSSNIJabar) - Memasuki musim libur sekolah, suasana di Stasiun Tasikmalaya mulai dipadati calon penumpang. Hampir seluruh perjalanan kereta api dari dan menuju Tasikmalaya mencatat tingkat keterisian kursi yang nyaris penuh, terutama untuk tujuan Yogyakarta dan Bandung.
Kepala Stasiun Tasikmalaya, Budiono, mengatakan okupansi penumpang pada momen libur sekolah kali ini mendekati 100 persen. Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak menambah jadwal perjalanan kereta.
"Secara umum Stasiun Tasikmalaya cukup ramai, hampir semua kereta okupansinya mendekati penuh. Meskipun tidak ada penambahan jadwal kereta, di momen libur sekolah ini kami memberikan diskon 30 persen untuk kereta api komersial, berlaku pada keberangkatan 20 Juni sampai 5 Juli," kata Budiono, Senin (29/6/2026).
Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan lonjakan penumpang saat arus mudik Lebaran maupun libur Natal dan Tahun Baru. Aktivitas di stasiun masih tergolong normal dan belum sampai menimbulkan kepadatan luar biasa.
"Masih normal seperti hari-hari biasa, mungkin seperti suasana Sabtu-Minggu. Tidak ada perlakuan khusus, hanya sedikit peningkatan dibanding hari kerja," ujarnya.
Meski begitu, hampir seluruh kursi kereta api untuk tujuan Yogyakarta dan Bandung telah terisi. Karena itu, masyarakat diminta merencanakan perjalanan lebih awal agar tidak kehabisan tiket.
"Tujuan Jogja maupun Bandung saat ini penuh. Jadi masyarakat harus merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak kehabisan tiket," katanya.
Budiono menjelaskan, pembelian tiket masih dilakukan melalui sistem daring dengan masa pemesanan dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Sedangkan pembelian langsung di stasiun hanya dilayani paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
Di tengah meningkatnya jumlah penumpang, Stasiun Tasikmalaya juga tengah berbenah. Sejumlah fasilitas penunjang sedang ditata untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa kereta api.
"Area parkir akan lebih luas, ruang tunggu penumpang lebih memadai, dan layanan loket akan dipindahkan ke sebelah barat agar lebih nyaman," ungkapnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memesan tiket terlalu mendekati hari keberangkatan karena ketersediaan kursi terus menipis.
"Ketersediaan tiket semakin menipis mendekati hari keberangkatan. Jangan pesan terlalu mepet, nanti bisa tidak kebagian," pesannya.
Sementara itu, salah seorang penumpang tujuan Yogyakarta, Rully Januari, mengaku cukup sering menggunakan layanan kereta api karena mobilitasnya antara Jakarta dan Tasikmalaya.
"Kebetulan hari ini libur sekolah, jadi saya bersama keluarga akan menghabiskan waktu seminggu di Yogyakarta. Kondisi stasiun sudah mulai membaik dengan adanya peremajaan fasilitas, seperti kanopi-kanopi baru yang menambah kenyamanan," ujarnya.
Rully menilai pelayanan kereta api saat ini semakin baik. Selama menggunakan berbagai layanan kereta, mulai kelas ekonomi hingga eksekutif, ia mengaku tidak pernah mengalami kendala berarti.
"Saya tidak pernah menemukan kendala, baik di kelas eksekutif, panoramik, maupun ekonomi. Bahkan ekonomi premium Lodaya dan Malabar kini lebih nyaman. Namun yang paling baik menurut saya tetap Argo Wilis dan Lodaya," katanya. (AST)



Komentar