Libur Panjang Picu Lonjakan Penumpang, Commuter Line Bandung Raya Diserbu Warga
- Admin02

- 1 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Musim libur panjang akhir pekan kali ini membuat jumlah pengguna Commuter Line Bandung Raya melonjak signifikan. Sejumlah stasiun di wilayah Bandung Raya dipadati penumpang yang memanfaatkan kereta komuter sebagai moda transportasi utama untuk bepergian selama masa liburan.
Kepadatan penumpang terlihat di sejumlah stasiun utama seperti Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi hingga Padalarang pada Senin (1/6/2026). Selain perjalanan antarkota, lonjakan juga terjadi pada mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan dalam kota menggunakan Commuter Line Bandung Raya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, peningkatan pengguna terjadi sepanjang periode libur panjang dan tercatat lebih tinggi dibandingkan hari libur biasa.
āSepanjang Mei 2026 ini, peningkatan pengguna Commuter Line Bandung Raya tercatat sebesar 3,2 persen dibanding volume pengguna pada hari libur biasa, dengan rata-rata sebanyak 37.285 orang per hari,ā kata Karina, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta komuter dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tarif yang terjangkau, perjalanan yang bebas macet hingga kemudahan integrasi dengan moda transportasi lain.
Commuter Line Bandung Raya kini menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat, khususnya saat musim liburan ketika arus kendaraan di jalur darat mengalami peningkatan cukup tinggi. Banyak warga memilih kereta komuter karena dinilai lebih praktis dan efisien untuk mobilitas harian maupun wisata keluarga.
Tidak hanya Commuter Line Bandung Raya, layanan kereta komuter jarak menengah seperti Commuter Line Garut juga mengalami peningkatan pengguna selama long weekend. Rata-rata jumlah pengguna mencapai 10.427 orang per hari atau naik 5,8 persen dibanding hari libur biasa.
āPergerakan masyarakat selama libur panjang memang meningkat, termasuk pengguna kereta komuter jarak menengah seperti Commuter Line Garut,ā kata Karina.
Sementara itu, Commuter Line Walahar yang terintegrasi dengan Commuter Line Jabodetabek serta kereta api jarak jauh juga mencatat kenaikan volume penumpang. Tercatat rata-rata sebanyak 15.261 pengguna per hari atau meningkat 4,4 persen dibanding akhir pekan biasa.
Lonjakan penumpang paling terasa di stasiun-stasiun integrasi yang terhubung dengan layanan Kereta Cepat Whoosh dan kereta api antarkota. Kondisi tersebut membuat aktivitas keluar masuk penumpang di area stasiun meningkat sejak pagi hingga malam hari.
Mengantisipasi kepadatan selama musim liburan, KAI Commuter menyiagakan petugas tambahan dan melakukan pengaturan alur penumpang di berbagai stasiun. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan di area gate maupun peron.
Selain itu, KAI Commuter juga mengoptimalkan operasional perjalanan kereta dengan menjalankan 58 perjalanan di seluruh lintas layanan. Sejumlah fasilitas pendukung seperti toilet, ruang laktasi hingga akses bagi pengguna prioritas turut disiapkan guna meningkatkan kenyamanan penumpang.
āKAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka bersama Commuter Line selama libur panjang ini,ā tutup Karina. (IGN)



Komentar