top of page

Konvoi Persib Dijaga Ketat, Polisi Batasi Perayaan Hingga Tengah Malam

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 20 Mei
  • 2 menit membaca


Bandung (PRSSNI): Polda Jawa Barat memastikan bakal mengerahkan seluruh kekuatan personelnya guna mengawal euforia kemenangan Persib Bandung yang sukses meraih hattrick juara Liga Nasional Super League Indonesia.


Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan tetap kondusif di wilayah Jawa Barat.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya mengimbau seluruh Bobotoh agar merayakan kemenangan Persib secara positif dan tidak berlebihan.

Polisi melarang keras masyarakat mengonsumsi minuman keras, menyalakan flare, petasan, bom molotov, hingga membawa senjata tajam saat perayaan berlangsung.


ā€œGunakan kesempatan euforia ini betul-betul dengan cara yang happy. Jangan menggunakan flare, molotov atau membawa benda-benda tajam. Itu dilarang keras dan kami akan melakukan tindakan penertiban atau sweeping,ā€ ujar Hendra, Rabu (20/5/2026).


Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan massa, Ditlantas Polda Jabar telah menyiapkan sejumlah titik perayaan dan nonton bareng, di antaranya kawasan Gasibu, Dipatiukur, serta beberapa lokasi lain di Kota Bandung.


Masyarakat pengguna jalan juga diimbau menghindari jalur-jalur pusat perayaan guna mengurangi kepadatan lalu lintas pascakemenangan Persib.


Polda Jabar juga membatasi perayaan pada Sabtu malam maksimal hingga pukul 23.00 WIB atau paling lambat pukul 24.00 WIB. Sebab, keesokan harinya akan digelar agenda konvoi resmi kemenangan Persib bersama masyarakat.

Polisi berharap seluruh rangkaian euforia dapat selesai sepenuhnya pada Senin mendatang.


Selain itu, pengamanan juga dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Polisi akan melakukan penyekatan bagi rombongan suporter dari luar daerah seperti Soreang, Rancaekek, Sumedang hingga Cikoneng agar merayakan kemenangan di wilayah masing-masing dan tidak terpusat di Kota Bandung.


Dalam kesempatan itu, Hendra turut mengingatkan kelompok suporter lain agar tidak melakukan provokasi maupun tindakan kekerasan terhadap rombongan Bobotoh, khususnya di jalur Pantura.


ā€œKepolisian tidak akan memberikan ampun dan akan menindak tegas secara hukum siapa pun yang melakukan penganiayaan terhadap rombongan konvoi Bobotoh,ā€ tegasnya


Di sisi lain, Bobotoh juga diminta tetap menjaga ketertiban, tidak merusak fasilitas umum, serta menghindari aksi pengeroyokan selama perayaan berlangsung.


Polda Jabar pun menegaskan komitmennya memberantas penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti Tramadol dan Hexymer yang belakangan marak disalahgunakan.


"Polisi memastikan tindakan hukum tegas akan terus dilakukan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di tengah masyarakat." pungkasnya

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page