top of page

Kemensos Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas di Ciamis

  • Gambar penulis: Gun Gunawan
    Gun Gunawan
  • 2 jam yang lalu
  • 2 menit membaca


Ciamis (PRSSNIJabar) - Upaya meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas terus dilakukan di Kabupaten Ciamis. Melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial Republik Indonesia, bantuan alat bantu berupa kaki palsu dan alat bantu dengar disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, Rabu (10/6/2026).


Penyaluran bantuan tersebut difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Ciamis bersama Sentra Phalamartha Kementerian Sosial. Program ini diharapkan mampu membantu penerima manfaat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri sekaligus meningkatkan akses terhadap kehidupan sosial dan ekonomi.


Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Moch. Ivan Saeful A., mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari rangkaian program ATENSI yang menyasar penyandang disabilitas, lanjut usia, serta Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).


"Hari ini dilaksanakan program ATENSI yang menyasar penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Total ada sekitar 21 orang PPKS yang menerima manfaat dalam kegiatan ini," ujarnya.


Menurut Ivan, dukungan dari Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha tidak hanya terbatas pada pemberian alat bantu disabilitas. Sejumlah program lain juga tengah berjalan di Kabupaten Ciamis, mulai dari kegiatan kesetiakawanan sosial, rehabilitasi rumah lansia, layanan bagi penyandang disabilitas mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), hingga program operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu.


Ia menjelaskan, program operasi katarak direncanakan menyasar sekitar 140 peserta yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang telah ditunjuk. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.


"Kalau ditotal dari tujuh kegiatan yang dilaksanakan melalui Sentra Phalamartha, nilai bantuan yang masuk ke Kabupaten Ciamis mencapai kurang lebih Rp800 juta. Ini tentu sangat membantu masyarakat," kata Ivan.


Ia menambahkan, berbagai bantuan yang diterima Kabupaten Ciamis merupakan hasil koordinasi dan komunikasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dengan Kementerian Sosial. Meski demikian, kebutuhan bantuan sosial di daerah masih cukup besar sehingga dukungan program serupa diharapkan terus berlanjut.


Salah seorang penerima manfaat, Adi Nuriyawan, mengaku bersyukur setelah menerima bantuan kaki palsu yang telah lama dinantikannya. Sejak mengalami amputasi pada 2024, ia berupaya mencari bantuan agar dapat kembali beraktivitas secara lebih leluasa.


"Saya sangat senang menerima bantuan kaki palsu ini. Sudah hampir dua tahun sejak amputasi dan akhirnya hari ini bisa terwujud. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ungkap Adi.


Melalui program bantuan alat bantu disabilitas ini, Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang mampu hidup mandiri, produktif, serta memperoleh kesempatan yang lebih baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page