top of page

Keandalan Listrik Jadi Penopang Piala Presiden 2026 di Si Jalak Harupat

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 28 Jul
  • 2 menit membaca


Bandung (PRSSNIJabar) - Suksesnya penyelenggaraan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tidak hanya ditentukan oleh kesiapan penyelenggara dan para peserta, tetapi juga oleh keandalan pasokan listrik selama pertandingan berlangsung. Untuk memastikan seluruh rangkaian laga berjalan tanpa hambatan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis lengkap dengan personel dan peralatan pendukung.


Sebanyak 80 personel disiagakan selama turnamen yang digelar sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Mereka bertugas memantau sekaligus memastikan sistem kelistrikan tetap beroperasi optimal di setiap pertandingan.


Selain menempatkan personel siaga, PLN UID Jawa Barat juga memperkuat keandalan pasokan listrik dengan lima unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dua unit genset, serta tiga Unit Gardu Bergerak (UGB). Seluruh perangkat tersebut menjadi lapisan pengaman tambahan apabila terjadi gangguan pada jaringan utama.


General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung berbagai agenda strategis yang berlangsung di Jawa Barat.


"PLN UID Jawa Barat siap mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 melalui sistem kelistrikan yang andal dan berlapis. Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta skema pengamanan kelistrikan secara menyeluruh agar pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa terganggu oleh aspek kelistrikan," ujar Joharifin di Bandung, Selasa (28/7).


Menurutnya, PLN menerapkan layanan Zero Down Time (ZDT) untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik di lokasi pertandingan. Sistem tersebut memungkinkan pasokan listrik tetap mengalir meskipun terjadi gangguan pada salah satu jaringan karena secara otomatis akan beralih ke sumber listrik cadangan.


Keandalan itu diperkuat dengan sistem proteksi berkecepatan tinggi yang mampu mendeteksi potensi gangguan lebih awal. Dalam kondisi tertentu, UPS dan genset akan berfungsi sebagai penyangga sehingga aktivitas di stadion tetap berjalan normal tanpa mengganggu jalannya pertandingan.


Joharifin menjelaskan, kesiapan teknis juga dibarengi dengan koordinasi intensif bersama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Presiden. Mulai dari pengecekan jaringan, simulasi pengamanan, hingga penyusunan langkah cepat jika sewaktu-waktu dibutuhkan penanganan di lapangan.


"Kami melakukan koordinasi secara intensif sejak tahap persiapan, selama pertandingan berlangsung, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Setiap potensi risiko telah dipetakan sehingga apabila diperlukan penanganan di lapangan, respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik," katanya.


Ia menambahkan, pengalaman PLN dalam mengawal berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional menjadi bekal penting dalam menjaga keandalan listrik pada ajang olahraga tersebut. Karena itu, seluruh personel disiagakan sesuai tugas masing-masing agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.


"Setiap kegiatan memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapan sistem, personel, dan peralatan agar mampu memberikan layanan terbaik. Harapan kami, seluruh penyelenggara, atlet, ofisial, serta masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman berkat dukungan pasokan listrik yang andal," tutup Joharifin. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page