Galuh Ethnic Carnival Semarakkan HUT Ciamis, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Pusat Kota
- Admin02

- 11 Jun
- 2 menit membaca

Ciamis (PRSSNIJabar) - Suasana pusat Kota Ciamis berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati sepanjang jalur Galuh Ethnic Carnival (GEC) 2026, Kamis (11/6/2026). Helaran budaya yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 itu sukses menghadirkan kemeriahan sekaligus menegaskan kuatnya kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya Tatar Galuh.
Mengusung tema “Guyub Ngawangun Galuh”, karnaval budaya yang digelar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis tersebut menampilkan beragam kesenian tradisional khas Ciamis dan daerah sekitar. Ribuan pasang mata tampak antusias menyaksikan setiap atraksi yang melintas dari Kantor Disbudpora menuju Pendopo Bupati Ciamis.
Berbagai kesenian unggulan turut memeriahkan acara, mulai dari Bebegig Sukamantri, Buta Kararas Panjalu, Wayang Landung Panjalu, Barongan Purwadadi, Jurig Sarengseng Kota Banjar, hingga Mabokuy Rajadesa. Penampilan Tari Kreasi Angklung dari Kabupaten Kuningan dan Gema Galuh Marching Band semakin menambah semarak suasana.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Menurutnya, meskipun peringatan tahun ini digelar secara sederhana, semangat kebersamaan masyarakat justru terlihat semakin kuat.
“Saat ini pelaksanaannya memang sederhana, tetapi Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Mereka merasa memiliki bahwa Ciamis ini milik kita semua, milik seluruh masyarakat,” kata Herdiat.
Ia menilai, partisipasi masyarakat dalam setiap rangkaian peringatan hari jadi menjadi cerminan rasa memiliki terhadap daerah. Hal tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan Ciamis di masa mendatang.
Menurutnya, tema Guyub Ngawangun Galuh bukan sekadar slogan, melainkan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
“Kalau mau membangun daerah tidak bisa sendiri. Sehebat apa pun bupatinya, tanpa kolaborasi dan kebersamaan dengan para stakeholder serta masyarakat, tidak akan berarti apa-apa. Guyub itu artinya bersama-sama membangun Ciamis,” katanya.
Pada Galuh Ethnic Carnival tahun ini, sebanyak 10 kelompok kesenian ikut ambil bagian. Delapan di antaranya berasal dari Kabupaten Ciamis, sementara dua lainnya berasal dari Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan.
Herdiat pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas seni dan daerah tetangga yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis.
Salah seorang peserta karnaval dari Kecamatan Panjalu, Sutan Ahmad, mengatakan keikutsertaan kelompok Buta Kararas merupakan bentuk komitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
Menurutnya, kesenian Buta Kararas tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.
“Dalam atraksinya ada pesan yang menggambarkan bagaimana manusia harus membersihkan sifat-sifat buruk dalam dirinya dan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat,” ungkap Sutan.
Ia menjelaskan, kesenian tersebut lahir dari berbagai cerita rakyat yang berkembang di wilayah Panjalu, kemudian dikemas menjadi pertunjukan yang menarik sekaligus sarat nilai edukasi.
Sutan berharap momentum Hari Jadi Ciamis ke-384 dapat menjadi pemacu bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus mengembangkan seni budaya lokal sebagai identitas daerah.
“Harapan saya tentunya Ciamis semakin maju dan semakin memperhatikan serta memajukan seni budaya yang ada di daerah, karena itu merupakan hasil kreativitas masyarakat Ciamis sendiri yang harus terus dilestarikan,” katanya.
Galuh Ethnic Carnival sendiri telah menjadi agenda budaya unggulan Kabupaten Ciamis. Selain menjadi sarana hiburan rakyat, kegiatan ini juga berperan dalam melestarikan budaya tradisional, memperkuat identitas Tatar Galuh, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.
Dengan semangat kebersamaan yang diusung tahun ini, perayaan Hari Jadi Ciamis diharapkan semakin mempererat hubungan masyarakat dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.(AST)



Komentar