top of page

GAAD 2026 Jadi Momentum Tingkatkan Keterampilan Penyandang Disabilitas di Bandung

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 22 Mei
  • 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Peringatan Global Accessibility Awareness Day (GAAD) 2026 di SLBN Cicendo, Jumat 22 Mei 2026, dimanfaatkan sebagai momentum mendorong peningkatan keterampilan dan akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Kota Bandung.


Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Ascott Group, Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM), dan pihak sekolah. Dalam kesempatan itu, para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) mendapatkan pelatihan fotografi sebagai bekal keterampilan di era digital.


Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan mampu menjadi modal bagi para siswa saat memasuki dunia kerja setelah lulus sekolah.


ā€œHarapannya kami bisa memberikan tambahan skill kepada anak-anak ini sebagai bekal ketika nanti mereka dewasa dan mencari pekerjaan,ā€ ujar Farhan.


Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk dukungan dari kalangan industri perhotelan. Menurutnya, dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi sekaligus kesejahteraan sosial masyarakat.


ā€œDengan memajukan perekonomian Kota Bandung, maka kesejahteraan sosial juga harus ikut meningkat. Salah satunya melalui kegiatan seperti ini,ā€ katanya.


Farhan menilai, di tengah persaingan global yang semakin ketat, keterampilan tambahan menjadi kebutuhan penting selain pendidikan formal. Karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan praktis yang bisa menjadi nilai tambah.


ā€œKita perlu menambah skill atau keahlian tambahan yang bisa memberikan nilai lebih terhadap pekerjaan kita,ā€ ungkapnya.


Menurut Farhan, perkembangan teknologi membuat dunia fotografi kini semakin mudah diakses masyarakat. Kehadiran kamera pada telepon genggam membuka peluang baru, termasuk bagi siswa SLB untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri.


ā€œFotografi sekarang menjadi sangat penting. Ini salah satu bentuk keahlian baru yang bisa dimanfaatkan,ā€ tuturnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya membangun aksesibilitas dan inklusivitas di Kota Bandung agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

ā€œDi Bandung yang semakin maju, siapapun harus punya akses untuk menjadi lebih unggul,ā€ katanya.


Meski demikian, Farhan mengingatkan persaingan ke depan akan semakin berat seiring pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang terus berkembang. Karena itu, masyarakat diminta terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri.


ā€œJangan sampai tertinggal apalagi kalah bersaing. Ini saatnya kita terus menambah keahlian yang kita miliki,ā€ tegasnya.

Farhan berharap pelatihan fotografi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa SLB sekaligus menjadi ruang untuk menampilkan sudut-sudut Kota Bandung dari perspektif yang lebih jujur dan menarik.

ā€œInsyaallah dengan kemampuan fotografi yang semakin meningkat, kalian bisa menangkap gambar-gambar indah dan jujur tentang Kota Bandung,ā€ ujarnya. (AMJ)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page