top of page

Erupsi Anak Krakatau Jadi Perhatian, KAI Daop 2 Perketat Pemantauan Keselamatan KA

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 10 menit yang lalu
  • 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi menjadi perhatian di tengah aktivitas perjalanan kereta api. Namun, bagi pengguna jasa KA di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, kondisi tersebut hingga Minggu (6/9/2026) belum mengganggu perjalanan maupun pelayanan di stasiun.


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memastikan operasional kereta api tetap berjalan normal. Kendati belum ada dampak terhadap perjalanan, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.


Dalam keterangannya, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait.


ā€œSampai saat ini, erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berdampak terhadap perjalanan KA maupun pelayanan pengguna jasa di wilayah Daop 2 Bandung. Monitoring dan koordinasi dengan pihak terkait terus kami lakukan,ā€ kata Kuswardojo, Minggu (6/9/2026).


Menurut Kuswardojo, kondisi normal bukan berarti kewaspadaan dikurangi. KAI tetap memiliki prosedur untuk menghadapi berbagai potensi gangguan alam yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.


Dalam kondisi tertentu, kata dia, perjalanan kereta api dapat dihentikan sementara apabila ditemukan potensi yang membahayakan. Penghentian dilakukan agar petugas memiliki kesempatan untuk memastikan kondisi jalur dan berbagai fasilitas pendukung perjalanan benar-benar aman.


ā€œKeselamatan menjadi prioritas. Jika ada kondisi yang berpotensi membahayakan perjalanan, KAI tidak akan mengambil risiko dan akan menghentikan operasional sementara untuk pemeriksaan,ā€ ujarnya.


Pemeriksaan tersebut mencakup jalur, sarana dan prasarana kereta api, fasilitas operasional, bangunan stasiun, hingga infrastruktur seperti jembatan dan terowongan KA.


Kuswardojo menjelaskan, perjalanan baru akan kembali dilanjutkan setelah seluruh pemeriksaan selesai dan kondisi dinyatakan aman serta tidak terdampak gangguan alam.


Langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi KAI untuk memastikan keselamatan pengguna jasa sekaligus menjaga keandalan operasional perjalanan kereta api.


Di tengah munculnya informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi. Pengguna jasa diminta mengakses informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI.


KAI Daop 2 Bandung akan terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut dan kondisi lingkungan yang berpotensi berdampak terhadap perjalanan KA.


Apabila terdapat perubahan kondisi yang memengaruhi operasional, KAI akan segera menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat.


ā€œKami selalu siap melakukan langkah terkoordinasi apabila terdapat potensi gangguan yang mengancam keselamatan perjalanan KA. Masyarakat kami imbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi KAI,ā€ pungkas Kuswardojo. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page