top of page

Empat Srikandi Pimpin RT di RW 10 Dunguscariang, Kesetaraan Gender Menguat, Siskamling Kembali Digiatkan

  • Gambar penulis: Admin01
    Admin01
  • 8 Jul
  • 2 menit membaca


Bandung – Semangat kesetaraan gender mewarnai pelantikan kepengurusan RT dan RW di lingkungan RW 10 Kelurahan Dunguscariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Dari enam ketua RT yang dilantik, empat di antaranya merupakan perempuan, sebuah komposisi kepemimpinan yang dinilai menjadi langkah positif dalam mendorong partisipasi perempuan di tingkat kewilayahan.


Lurah Dunguscariang, Dikdik Buldansyah, menyampaikan apresiasinya atas proses pelantikan yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, kehadiran para Srikandi di jajaran pengurus RT menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis yang sama dalam pembangunan masyarakat.


“Alhamdulillah pelantikan RT dan RW di wilayah RW 10 telah selesai dilaksanakan. Harapan kami, seluruh pengurus dapat bekerja dalam satu tujuan untuk membawa RW 10 Kelurahan Dunguscariang selangkah lebih maju,” kata Dikdik usai pelantikan, Rabu (8/7/2026).


Ia menilai, terpilihnya empat perempuan sebagai Ketua RT merupakan cerminan semakin kuatnya semangat kesetaraan gender di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan perempuan akan membawa warna baru dalam pelayanan publik dan penguatan kehidupan sosial warga.


“Ini sangat baik sebagai bentuk kesetaraan gender. Perempuan memiliki peran yang sama dengan laki-laki dalam membangun masyarakat. Kehadiran empat Srikandi di RW 10 tentu akan memberikan warna yang berbeda dan energi positif bagi kemajuan lingkungan,” katanya.


Di sisi lain, Ketua RW 10 terpilih, Harry Kurniawan, menegaskan bahwa selain melanjutkan program perbaikan infrastruktur dan pendataan warga, keamanan lingkungan akan menjadi fokus utama dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.


Harry mengatakan, pihaknya akan mengakselerasi program digitalisasi data warga, perbaikan jalan lingkungan, serta penanganan persoalan air bersih yang menjadi kebutuhan penting di tengah musim kemarau.


Namun, menurut Harry, keamanan lingkungan tetap menjadi prioritas utama, terutama setelah muncul sejumlah kasus pencurian di wilayah tersebut. Karena itu, pihaknya akan menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui ronda malam dan siskamling.


“Keamanan menjadi program prioritas kami. Kami akan menambah CCTV di beberapa titik, memperkuat peran Linmas, dan mengaktifkan kembali ronda serta siskamling bersama warga. Dengan kebersamaan, kita ingin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Harry.


Dengan kombinasi kepemimpinan yang semakin inklusif dan semangat gotong royong yang kembali diperkuat, RW 10 Dunguscariang diharapkan mampu menjadi contoh lingkungan yang maju, aman, dan partisipatif bagi masyarakat Kota Bandung.

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page