top of page

Cordoba Bidik Radio Jadi Mesin Dakwah dan Penjualan

  • Gambar penulis: Gun Gunawan
    Gun Gunawan
  • 2 hari yang lalu
  • 2 menit membaca


Bandung (PRSSNIJabar) - Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat mendorong dunia penerbitan untuk beradaptasi lebih agresif dengan media digital dan siaran radio. Quran Cordoba pun menegaskan kesiapannya memperkuat kolaborasi dengan radio melalui PRSSNI sebagai strategi baru memperluas dakwah sekaligus mendongkrak penjualan.


Presiden Direktur Quran Cordoba, Kang Usman El-Qurtuby, menilai radio tidak lagi bisa dipandang sebagai media konvensional semata. Di tengah derasnya arus informasi digital, radio dinilai masih memiliki kekuatan besar sebagai ruang komunitas yang mampu membangun kedekatan dengan publik.


ā€œMedia bagi Cordoba itu sangat penting untuk dua hal, yakni branding dan selling. Saat ini online menjadi pendorong luar biasa dalam penjualan, dan radio harus bisa menjadi komunitas yang adaptif terhadap kebutuhan penerbit,ā€ kata Usman saat berdiskusi bersama PRSSNI Jabar di Bandung, Senin (8/6/2026).


Menurutnya, perubahan karakter audiens membuat media radio harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman. Generasi saat ini, kata dia, lebih menyukai informasi yang cepat, ringkas, dan relevan sehingga radio perlu menghadirkan konten yang lebih dinamis dan interaktif.


Usman menegaskan, Cordoba melihat peluang besar menjadikan radio sebagai medium dakwah Al-Quran yang lebih luas dan modern. Berbagai konten yang dimiliki Cordoba, mulai dari bisnis, kesehatan hingga edukasi keislaman, dinilai sangat potensial dikembangkan melalui program siaran maupun talkshow tematik.


ā€œKita bisa menggunakan radio sebagai media dakwah Al-Quran. Konten-konten yang kami miliki bisa dikembangkan menjadi talkshow, cerita berseri, atau program tematik yang bermanfaat bagi masyarakat,ā€ ujarnya.


Tak hanya membangun edukasi publik, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk menciptakan keuntungan bisnis yang saling menguntungkan. Usman menyebut radio dapat menjadi distribution channel baru bagi penerbit di tengah persaingan industri media dan perubahan perilaku konsumen.


Ia pun menegaskan pentingnya percepatan nota kesepahaman atau MoU antara Cordoba dan PRSSNI agar kolaborasi bisa segera diwujudkan dalam bentuk program nyata.


ā€œMoU itu wajib. Sudah saatnya Cordoba dan PRSSNI berkolaborasi lebih konkret. Nanti bisa diturunkan menjadi kerja sama dialog, talkshow, distribution channel, sampai program-program komersial lainnya,ā€ tegasnya.


Usman berharap sinergi antara dunia penerbitan dan radio mampu menghidupkan kembali kejayaan radio di era digital, sekaligus membuka ruang dakwah dan bisnis yang lebih luas bagi kedua belah pihak.


ā€œCordoba ingin maju bersama radio. PRSSNI dan radio juga harus semakin adaptif terhadap kebutuhan zaman supaya masyarakat kembali menikmati kejayaan radio, bukan hanya dulu, tapi juga di masa depan,ā€ pungkasnya. (GPWK)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page