top of page

Buka Kemah Bela Negara 2026, Bupati Garut Tekankan Pentingnya Tangkal Radikalisme

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 9 Jul
  • 2 menit membaca

Garut (PRSSNIJabar) - Abdusy Syakur Amin, mengajak generasi muda untuk memperkuat semangat bela negara dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan.


Pesan itu disampaikannya saat membuka Kemah Bela Negara Tahun 2026 di Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (8/7/2026).


Kemah Bela Negara yang berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 Juli 2026, menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan agar mampu menangkal berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, maupun ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol. Eddy Hartono, beserta jajaran deputi BNPT. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, mitra BNPT, tokoh masyarakat, hingga para seniman budaya.


Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin mengapresiasi kehadiran Kepala BNPT RI beserta jajaran di Kabupaten Garut. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa.


"Nilai-nilai kebangsaan ini harus kita wariskan kepada anak-anak dan generasi muda. Nilai tersebut dibangun menjadi komitmen para pendiri bangsa, sehingga hari ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan memeliharanya," ujar Syakur.


Ia berharap penanaman semangat bela negara dilakukan secara berkelanjutan agar lahir generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.


Sementara itu, Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Eddy Hartono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang telah mendukung penuh penyelenggaraan Kemah Bela Negara 2026.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sekaligus mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.


"Di sini kita membangun sinergi seluruh komponen pertahanan dan keamanan dalam upaya pencegahan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Garut yang telah menyiapkan tempat dan seluruh fasilitas, termasuk dukungan tokoh masyarakat dan para seniman budaya," katanya.


Eddy menegaskan, pelajar dan mahasiswa merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki ketahanan ideologi, semangat kebangsaan, serta rasa cinta tanah air dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.


Ketua Panitia Pelaksana, Asep Maher, menjelaskan Kemah Bela Negara 2026 mengusung tema "Kader Muda Harmoni". Kegiatan ini diikuti 100 pelajar tingkat SMP, 59 pelajar SMA, serta 24 mahasiswa dari 15 sekolah dan enam perguruan tinggi di Kabupaten Garut.


"Seluruh peserta dipersiapkan menjadi agen penggerak yang mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing melalui pembelajaran yang partisipatif, aktif, dan dialogis dengan pendampingan para narasumber serta fasilitator berpengalaman."pungkasnya. (SLT)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page