Buana Mekar Day 2026, Semangat Kemerdekaan Diperkuat Lewat Aksi Sosial
- Admin03

- 6 hari yang lalu
- 3 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Buana Mekar dengan kegiatan sosial dan pemberdayaan warga. Melalui Buana Mekar Day 2026, masyarakat sekitar diajak mempererat persaudaraan sekaligus menikmati berbagai layanan dan kegiatan yang bermanfaat.
Kegiatan bertema “Mempererat Tali Persaudaraan bersama Buana Mekar dalam Semangat Kemerdekaan” tersebut digelar di kompleks PKBM Buana Mekar, Jalan Raya Laswi No.56, Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/8/2026).
Ketua Yayasan Buana Mekar, Romo FX Sigit Setyantoro Pr, mengatakan keberadaan Buana Mekar sejak awal diarahkan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Karena itu, kegiatan pembelajaran dan berbagai program sosial diharapkan terus berkembang sesuai kebutuhan warga.
“Buana Mekar ini sudah hadir cukup lama di tempat ini dan sudah berdampak untuk masyarakat. Kegiatan-kegiatan pembelajaran yang ada di sini kami harapkan juga memang bisa lebih bermanfaat untuk warga masyarakat di sini,” ujar Romo Sigit.
Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu terus bergerak dan saling membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
“Kita mengisi kemerdekaan ini dengan sesuatu yang bermakna, terutama bagaimana kita bisa bersama dengan warga masyarakat tetap dapat memajukan kesejahteraan di tengah segala keterbatasan,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan Buana Mekar tidak bisa dilepaskan dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat. Karena itu, program yang telah berjalan akan terus dilanjutkan dan dilengkapi fasilitas yang dapat memperkuat manfaat bagi warga.
“Kehadiran yayasan ini di tempat ini untuk warga masyarakat. Jadi ketika itu memang sungguh bisa bermanfaat untuk warga masyarakat, kami sangat terbuka untuk itu,” tutur Romo Sigit menanggapi usulan warga terkait pemanfaatan fasilitas olahraga untuk kegiatan badminton secara rutin.
Hal senada juga disampaikan Manager Buana Mekar, Sr. Eni dos Santos, RSCJ, yang mengatakan Buana Mekar Day tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa sukses digelar pada September 2025.
“Kami memperlihatkan karya-karya siswa, kemudian sembako murah dan bazar murah yang memang ditujukan kepada masyarakat sekitar,” ujar Sr. Eni.
Menurutnya, PKBM Buana Mekar kini memiliki empat bidang praktik, yakni tata boga, kecantikan, jahit dan komputer. “Kami mempersiapkan mereka untuk kerja, sehingga setelah selesai dari sini mereka bisa melanjutkan skill-nya di dunia kerja,” imbuhnya.
Tahun ini, panitia menyiapkan sekitar 200 kupon untuk layanan pengobatan gratis dan 200 paket sembako murah. Warga juga dapat mengakses bazar UMKM, makanan dan minuman, pakaian bekas layak pakai serta berbagai kegiatan seni siswa.
Salah seorang warga, Ai Rasiah, mengaku terbantu dengan sembako murah yang ditebus Rp60 ribu.
“Isinya beras, minyak, gula, kecap. Manfaat sekali sambil berobat,” katanya.
Dadang, warga RT 08/RW 02, membeli paket sembako seharga Rp120 ribu.
“Alhamdulillah, semoga Buana Mekar sukses selalu dan bermanfaat,” ujarnya.
Layanan kesehatan gratis juga mendapat sambutan warga. Dodo, 56 tahun, datang untuk memeriksakan diare yang dideritanya. Setelah diperiksa dokter dan mendapat resep obat, ia mengaku tidak dipungut biaya.
“Gratis, Pak. Saya terima kasih kepada penyelenggara dan juga ke Dokter Krisna,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 04 Baleendah, Uus Istiana, turut mengapresiasi kontribusi Buana Mekar melalui layanan kesehatan, dukungan Posyandu, pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C, hingga fasilitas olahraga.
“Kami berharap ke depan bisa terus berkolaborasi antara warga dengan PKBM Buana Mekar. Mudah-mudahan persaudaraan dan kerja sama ini semakin solid,” katanya.
Selain kegiatan sosial, Buana Mekar Day juga menampilkan pentas seni siswa berupa tari, nyanyi dan kreasi busana. Para tamu kemudian meninjau ruang belajar, ruang praktik busana, serta fasilitas baru berupa ruang tata boga dan bengkel perkayuan.
Untuk diketahui, rangkaian kegiatan yang digelar PKBM Mekar Buana, menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan lewat pendidikan, pelayanan sosial dan kolaborasi bersama masyarakat. (GPWK)



Komentar