top of page

Bio Farma Perkuat Respons Gempa NTT

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 3 hari yang lalu
  • 2 menit membaca


Bandung (PRSSNIJabar) - Bio Farma Group memperkuat dukungan penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggerakkan sumber daya kesehatan secara terpadu. Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma bersinergi memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dan relawan dapat dipenuhi selama masa tanggap darurat.


Gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 mendorong Bio Farma Group mengerahkan berbagai dukungan, mulai dari vaksin, obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, perlengkapan P3K hingga kebutuhan dasar untuk masyarakat di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.


Salah satu dukungan utama berupa 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td). Vaksin tersebut disalurkan untuk mendukung perlindungan kesehatan masyarakat dan relawan sesuai kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan di lapangan.


Tak hanya bantuan medis, Bio Farma Group juga mengirimkan hygiene kit, selimut, makanan dan minuman, susu, serta berbagai kebutuhan bayi dan balita, termasuk popok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama berada dalam situasi darurat.


Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan masih terus berjalan. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Bio Farma Group berkoordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan daerah di NTT, BNPB, BPBD Provinsi NTT, TNI Angkatan Udara, Puspenerbad, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), serta jaringan Bio Farma Group di daerah.


Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, mengatakan sinergi antarentitas menjadi kekuatan penting dalam merespons kondisi kebencanaan.


ā€œDalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma,ā€ ujar Shadiq dalam keterangannya, Jumat (21/8).


Menurutnya, masing-masing entitas memiliki kemampuan yang dapat saling melengkapi, baik dalam penyediaan vaksin dan produk biologi, obat-obatan dan layanan kesehatan, maupun distribusi serta sumber daya pendukung lainnya.


Dengan pendekatan tersebut, bantuan tidak hanya berorientasi pada jumlah yang disalurkan, tetapi juga memastikan dukungan sesuai dengan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan.


ā€œDalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat,ā€ katanya.


Respons terhadap gempa NTT menjadi bagian dari komitmen Bio Farma Group dalam memperluas manfaat kapabilitas kesehatan yang dimiliki. Perusahaan menilai kinerja tidak semata diukur melalui pencapaian bisnis, tetapi juga melalui kemampuan menghadirkan manfaat sosial ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.


Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung proses penanganan hingga pemulihan masyarakat terdampak.


Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan kesehatan sekaligus memastikan sumber daya perusahaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page