top of page

Baru 10 Hari Beroperasi, KA Cikuray Langsung Angkut Belasan Ribu Penumpang

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 24 Jun
  • 2 menit membaca

Gambar: Stasiun Garut
Gambar: Stasiun Garut

Bandung (PRSSNIJabar) – Kehadiran rangkaian baru KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Baru 10 hari beroperasi sejak 11 Juni 2026, kereta api yang menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani Pedagang itu telah melayani lebih dari 15 ribu pelanggan dengan tingkat okupansi yang melampaui kapasitas tempat duduk tersedia.


Data PT KAI Daop 2 Bandung menunjukkan, selama periode 11 hingga 20 Juni 2026, KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen mengangkut sebanyak 8.756 pelanggan dengan tingkat okupansi mencapai 138,76 persen. Sementara untuk perjalanan sebaliknya, Pasar Senen–Garut, tercatat 7.110 pelanggan dengan okupansi sebesar 112,68 persen.


Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang terjangkau dan nyaman, terutama untuk perjalanan antara wilayah Priangan Timur dan Jakarta. Dalam waktu singkat, KA Cikuray berhasil menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk bepergian maupun melakukan aktivitas ekonomi.


Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya tingkat okupansi menjadi bukti bahwa kehadiran rangkaian baru KA Cikuray diterima dengan sangat baik oleh masyarakat.


“Antusiasme masyarakat terhadap KA Cikuray dengan rangkaian baru sangat tinggi. Dalam 10 hari pertama operasionalnya, tingkat okupansi bahkan mencapai lebih dari 138 persen untuk relasi Garut menuju Pasar Senen. Hal ini menunjukkan bahwa layanan KA Cikuray menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian dari wilayah Priangan Timur menuju Jakarta maupun sebaliknya,” ucap Kuswardojo di Bandung, Rabu (24/6/2026).


Menurut Kuswardojo, penggunaan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani Pedagang merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.


Selain menawarkan perjalanan yang nyaman dengan tarif terjangkau, keberadaan Kereta Khusus Petani Pedagang juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil yang membawa hasil pertanian maupun barang dagangan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan aman.


“Melalui hadirnya rangkaian baru ini, KAI ingin memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Selain menyediakan sarana yang lebih nyaman, keberadaan Kereta Khusus Petani Pedagang juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” tutup Kuswardojo.


KAI Daop 2 Bandung mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Tingginya okupansi pada masa awal operasional rangkaian baru KA Cikuray diyakini juga akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, sektor pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Ke depan, KAI berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan agar kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page