top of page

Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Hilang Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 18 Jul
  • 2 menit membaca

Pangandaran (PRSSNI) - Jabar Wisatawan asal Kabupaten Bandung dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus saat berenang di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (17/7/2026) petang.


Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di antara Pos 3 dan Pos 4 atau di depan Hotel Menara Laut. Korban diketahui bernama Muhammad Rizki (20), warga Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Awalnya korban berenang bersama dua rekannya ketika waktu yang diperbolehkan untuk berenang sudah berakhir.


Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan Kabupaten Pangandaran mulai melakukan operasi sejak Sabtu (18/7/2026) pukul 07.00 WIB. Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan dan menyusun rencana operasi untuk mencari korban yang hingga kini masih belum ditemukan.


Urusan Intelijen Pos TNI AL Pangandaran, Serka Rahmat Abidin, mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir pantai maupun perairan di sekitar lokasi kejadian.


"Saat ini kami tim SAR gabungan dari Kabupaten Pangandaran mulai pukul 07.00 WIB sudah melaksanakan apel kesiapan dan rencana kegiatan pencarian terhadap korban yang terseret arus laut di Pantai Pangandaran yang terjadi kemarin sekitar pukul 18.00 WIB," kata Rahmat.


Ia menjelaskan, kondisi cuaca pada Sabtu pagi cukup mendukung pelaksanaan operasi pencarian. Cuaca di kawasan Pantai Barat Pangandaran cerah dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter. Meski demikian, kawasan wisata tersebut masih dipadati wisatawan dari berbagai daerah.


"Saat ini situasi di Pantai Pangandaran masih didatangi para wisatawan dari berbagai daerah. Cuaca cerah, gelombang juga cukup landai, kurang lebih sekitar 0,5 sampai 1 meter," ujarnya.


Rahmat menambahkan, pencarian dilakukan menggunakan berbagai sarana, di antaranya penyisiran pantai, perahu katir milik SAR Barakuda Pangandaran, serta jet ski dari Unit Basarnas Pangandaran.


"Korban masih belum dapat ditemukan dan kami tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian, baik dengan sisir pantai ataupun sisir laut. Sisir laut menggunakan perahu katir dari Tim SAR Barakuda dan juga menggunakan jet ski dari Unit Basarnas Kabupaten Pangandaran," katanya.


Ia menegaskan Tim SAR gabungan akan terus memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian kecelakaan laut di wilayah Pangandaran hingga proses pencarian korban selesai.


Operasi pencarian melibatkan sekitar 40 personel gabungan yang terdiri dari Pos TNI AL Pangandaran, Kodim 0625/Pangandaran, Unit Pos Gakumwal PM Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, Unit Basarnas Pangandaran, Satpol PP Pangandaran, SAR Barakuda Pangandaran, dan Satgas Jaga Lembur. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page