Unpad Jadi Arena Adu Gagasan Guru Besar Nasional
- Admin02

- 16 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) – Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menjadi panggung pertemuan para pemikir terbaik dari berbagai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) di Indonesia. Melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Dewan Guru Besar PTNBH 2026, para guru besar akan mengadu gagasan dan merumuskan rekomendasi strategis untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan tinggi di era yang terus berubah.
Forum yang digelar pada 18–20 Juni 2026 di Graha Sanusi Hardjadinata, Bandung, tersebut mempertemukan delegasi guru besar dari 24 PTNBH se-Indonesia. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi akademik, pertemuan ini juga diharapkan menghasilkan pemikiran yang dapat memberi arah bagi pembangunan pendidikan tinggi nasional.
Tema yang diusung tahun ini, “Kampus Sehat: Membangun Ketahanan Fisik, Mental, Sosial, dan Ekologis Menuju Masa Depan Berkelanjutan”, mencerminkan perhatian dunia pendidikan tinggi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kampus, mulai dari kesehatan mental mahasiswa, integritas akademik, hingga keberlanjutan lingkungan.
Ketua Dewan Profesor Universitas Padjadjaran, Prof. Atwar Bajari, menilai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang semakin besar dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh secara sosial dan mental.
“Kampus sehat tidak dapat dipahami secara sempit sebagai layanan kesehatan semata. Kampus sehat merupakan kesatuan antara kesehatan fisik, mental, sosial, ekologis, etika akademik, dan integritas kelembagaan,” ujarnya dalam siaran pers Unpad, Selasa (16/6/2026).
Menurut Atwar, isu tersebut menjadi penting karena perguruan tinggi saat ini menghadapi berbagai tantangan baru, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan sosial, hingga meningkatnya tekanan psikologis di kalangan mahasiswa dan tenaga pendidik.
Selama tiga hari pelaksanaan Rakernas, para guru besar akan bertukar pandangan melalui berbagai forum diskusi, kuliah bestari, rapat komisi, dan sidang pleno. Berbagai gagasan yang muncul nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pimpinan perguruan tinggi.
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam forum tersebut. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Brian Yuliarto, akan membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pandangan mengenai arah kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dalam mendukung terciptanya kampus yang sehat dan berkelanjutan.
Selain itu, Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, juga akan berbagi perspektif mengenai pembangunan kawasan transmigrasi sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Tak hanya membahas persoalan kampus, Rakernas juga akan mengulas isu yang lebih luas, seperti pengembangan karakter bangsa, penguatan sumber daya manusia perguruan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan, hingga penguatan norma, etika, dan budaya akademik.
Melalui forum ini, Unpad tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan besar dari para guru besar Indonesia. Dari Bandung, para akademisi tersebut diharapkan mampu merumuskan pemikiran yang relevan dan aplikatif untuk memperkuat daya saing pendidikan tinggi nasional sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di masa depan. (IGN)



Komentar