OJK Jabar Dorong Pelajar Biasakan Menabung Sejak Dini
- Admin02

- 12 menit yang lalu
- 2 menit membaca

Soreang (PRSSNIJabar) - Kebiasaan menabung tidak hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan kecakapan generasi muda dalam mengelola keuangan. Hal itu menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung dan industri perbankan melalui Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Jawa Barat 2026.
Kegiatan yang digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (26/8/2026), melibatkan ratusan pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA, guru, serta pegawai SRT 4. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan sekaligus mengenalkan pengelolaan keuangan secara bijak sejak usia sekolah.
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman mengatakan, budaya menabung perlu dibangun melalui gerakan bersama agar pelajar tidak sekadar memiliki rekening, tetapi juga memahami cara menggunakan produk dan layanan keuangan secara aman.
āHari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus membangun kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan secara bijak,ā ujar Darwisman.
Menurut dia, sinergi OJK, pemerintah daerah, dan industri perbankan penting untuk memastikan akses terhadap layanan keuangan berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman pelajar.
Puncak HIM Jawa Barat 2026 turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna serta jajaran pimpinan perbankan di wilayah kerja OJK Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, industri perbankan secara serentak memberikan edukasi keuangan dan membuka rekening pelajar di 306 sekolah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Program tersebut menjangkau 111.298 pelajar. Rangkaian kegiatan ditandai dengan flag off puluhan mobil edukasi dan layanan perbankan yang akan bergerak menjangkau sekolah-sekolah di berbagai daerah.
Dadang Supriatna menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai kebiasaan menabung dapat menjadi sarana sederhana untuk membentuk kedisiplinan pelajar dalam merencanakan masa depan.
āMenabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan merencanakan masa depan,ā kata Dadang.
Edukasi kepada pelajar dikemas secara interaktif melalui materi mengenai budaya menabung, pengelolaan keuangan sederhana, serta pengenalan produk dan layanan keuangan yang aman. Sesi tanya jawab dan simulasi praktik menabung juga diberikan agar materi lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Rangkaian HIM 2026 turut digelar secara serentak oleh OJK Tasikmalaya dan OJK Cirebon bersama pemerintah daerah serta industri perbankan di wilayah masing-masing.
OJK Jabar bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan penguatan literasi dan inklusi keuangan, antara lain melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Upaya tersebut diarahkan agar semakin banyak pelajar memiliki rekening sekaligus membangun kebiasaan menabung sebagai bekal kecakapan mengelola keuangan sejak dini. (IGN)



Komentar