top of page

Korban Wisatawan Hanyut di Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal Dunia

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 20 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Garut (PRSSNIJabar) - Tim SAR gabungan kembali menemukan titik terang dalam pencarian tiga wisatawan yang hanyut terseret arus di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.


Pada hari kedua pencarian, Rabu (26/8/2026), satu dari tiga korban berhasil ditemukan. Korban bernama Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB.


Jenazah korban ditemukan mengambang di perairan sekitar 800 meter dari Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban dilaporkan hilang.


Komandan Tim SAR Tasikmalaya, Dedi Haryanto, membenarkan penemuan tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk penanganan lebih lanjut.


ā€œTim SAR gabungan berhasil menemukan korban hilang atas nama Murdani Siahaan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB. Jenazah ditemukan pada jarak sekitar 800 meter dari LKP dan langsung kita evakuasi ke RSUD Pameungpeuk,ā€ ujar Dedi, Rabu (26/8/2026).


Dalam operasi hari kedua, tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Pembagian tersebut dilakukan untuk memperluas area pencarian, baik di sepanjang pesisir maupun ke arah tengah perairan.


Penyisiran difokuskan ke wilayah perairan bagian barat yang diduga menjadi arah pergerakan arus Pantai Selatan Garut.

Pencarian melibatkan Basarnas, Satpolairud Polres Garut, Polsek Cikelet, Balawista, nelayan serta masyarakat setempat.


Petugas juga menggunakan perahu karet atau Rubber Inflatable Boat (LCR) serta perahu katir milik nelayan. Penggunaan perahu nelayan turut membantu proses pencarian karena mereka dinilai lebih memahami karakteristik gelombang dan arus di kawasan Pantai Karangpapak.


Meski satu korban telah ditemukan, operasi SAR masih berlanjut. Dua korban lainnya, yakni Ardi M Nababan (27), warga Kabupaten Sumedang, dan Irfan Nababan (18), warga Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, hingga Rabu siang masih dalam pencarian.


Peristiwa tersebut terjadi Selasa (25/8/2026) siang. Saat itu rombongan wisatawan baru tiba di Pantai Karangpapak dan berenang di kawasan pantai.


Kejadian bermula ketika Ardi M Nababan terseret arus deras ke tengah laut. Melihat rekannya dalam kondisi tersebut, Irfan Nababan dan Murdani Siahaan berusaha memberikan pertolongan.


Namun, kuatnya arus dan gelombang justru membuat ketiganya ikut terseret ke tengah perairan.


Petugas gabungan kembali mengingatkan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Garut agar tidak mengabaikan rambu-rambu keselamatan.


Wisatawan diminta tidak memaksakan diri berenang di kawasan yang memiliki arus kuat maupun gelombang tinggi.


Kondisi laut selatan Garut yang memiliki karakteristik gelombang dan arus cukup kuat menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan setiap pengunjung demi mencegah terjadinya kecelakaan laut. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page