Sabet Juara Umum MTQ ke-49, Bojongloa Kidul Harumkan Nama Wilayah di Kota Bandung
- Admin03

- 26 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Kecamatan Bojongloa Kidul berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kota Bandung Tahun 2026. Posisi kedua ditempati Kecamatan Bandung Kulon, sedangkan Kecamatan Rancasari berada di peringkat ketiga.
Penutupan MTQ ke-49 Tingkat Kota Bandung digelar pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian perlombaan yang berlangsung selama lima hari.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan generasi Qurani yang akan menjadi fondasi pembangunan Kota Bandung di masa mendatang.
"Musabaqah Tilawatil Quran bukan sekadar sebuah kejuaraan yang mempertemukan para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik dari seluruh Kota Bandung. Lebih dari itu, MTQ merupakan wadah pembinaan generasi Qurani serta momentum untuk semakin mendekatkan kita kepada nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Farhan.
Ia mengaku bangga melihat kualitas para peserta pada MTQ tahun ini. Menurutnya, lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan para peserta menghadirkan suasana yang menyejukkan sekaligus menjadi pengingat pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Baginya, kemenangan memang menjadi harapan setiap peserta, namun mereka yang belum berhasil meraih prestasi tetap telah menunjukkan ikhtiar yang bernilai ibadah.
"MTQ merupakan ikhtiar yang mulia untuk mempelajari, memahami, mencintai, mengamalkan, serta mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, semangat belajar, berlatih, dan terus berprestasi harus senantiasa kita pelihara," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Farhan menyampaikan tekad Pemerintah Kota Bandung untuk membawa penyelenggaraan MTQ ke level yang lebih tinggi. Ia menargetkan Kota Bandung dapat menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat pada 2027. Jika belum memungkinkan, upaya tersebut akan terus diperjuangkan pada tahun-tahun berikutnya.
"Insyaallah Kota Bandung mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan. Mari kita terus menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai fondasi pembangunan Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan berkelanjutan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-49 Tingkat Kota Bandung, Saripudin, bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar. Menurutnya, seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan telah dinilai secara objektif oleh Dewan Hakim sesuai ketentuan yang berlaku.
"Sejak awal para dewan hakim telah berkomitmen memberikan penilaian secara seadil-adilnya, seobjektif mungkin, dan sebaik-baiknya," ujar Saripudin.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, dewan hakim, peserta, kafilah, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-49 Tingkat Kota Bandung.
Melalui penyelenggaraan MTQ ini, Pemerintah Kota Bandung berharap pembinaan generasi Qurani semakin kuat, sekaligus melahirkan kafilah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Bandung pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat mendatang. (AMJ)



Komentar