top of page

Saat Layanan BI Mendekat ke Warga Cikelet, dari Tukar Rupiah hingga QRIS

Gambar penulis: Admin02
Admin02
10 menit yang lalu
2 menit membaca


Garut (PRSSNIJabar) - Selasa (22/9) pagi, Lapangan Cikoer, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, menjadi ruang bertemunya berbagai layanan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ada penukaran uang Rupiah, pangan murah, layanan perbankan, hingga edukasi transaksi digital.


Semua hadir dalam satu rangkaian BI BERKIBAR (Bank Indonesia Beri Makna untuk Jawa Barat) yang digelar Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan Bank Indonesia kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki akses layanan kas terbatas.


Bagi masyarakat, kehadiran layanan penukaran uang menjadi salah satu bagian penting. Selain memastikan ketersediaan Rupiah layak edar, BI BERKIBAR juga membuka ruang edukasi mengenai kebanksentralan dan berbagai perkembangan layanan keuangan.


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Naniek Sekarningsih, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.


“BI BERKIBAR merupakan wujud nyata komitmen Bank Indonesia untuk hadir lebih dekat dan memberikan makna bagi masyarakat Jawa Barat. Melalui layanan, edukasi, dan sinergi dengan berbagai pihak, kami ingin memastikan kehadiran Bank Indonesia memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada penguatan perekonomian daerah,” ucap Naniek.


Suasana BI BERKIBAR tak hanya diisi urusan Rupiah. Masyarakat juga bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Garut.


Sejumlah komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinergi pengendalian inflasi daerah. Di lokasi yang sama, produk sayuran segar dari klaster binaan Bank Indonesia Jawa Barat juga dijual melalui program Tebus Murah Sayuran Segar.


Hasil produksi petani binaan Bank Indonesia di Garut itu dipasarkan langsung kepada masyarakat. Selain memberikan pilihan pangan segar dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi petani untuk memperluas akses pasar produknya.


Sedangkan Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut.


“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat yang telah menyelenggarakan BI BERKIBAR di Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah dalam menjaga stabilitas harga,” kata Dedy.


Dari urusan pangan, perhatian BI BERKIBAR kemudian bergerak ke kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi. Edukasi mengenai QRIS diberikan untuk memperkenalkan manfaat sekaligus tata cara penggunaan pembayaran digital, termasuk pentingnya menjaga keamanan saat bertransaksi.

Pelajar pun ikut menjadi sasaran edukasi. Melalui seremoni Sekolah Pakai QRIS bersama SMA Muhammadiyah dan MA Ma’arif di Cikelet, penggunaan QRIS diperkenalkan lebih dekat dengan lingkungan pendidikan.


Selain edukasi, kegiatan pelajar juga diisi kompetisi Ranking 1 dan pencak silat. Aktivitas tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah wawasan, kreativitas, sportivitas, dan semangat berprestasi.


Sementara itu, masyarakat yang datang ke lokasi juga dapat mengakses berbagai layanan lain dalam satu tempat, seperti administrasi kependudukan dari Disdukcapil, layanan kesehatan, layanan perbankan, bazar UMKM, hingga pembuatan kartu nelayan.


Rangkaian layanan tersebut melibatkan Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Garut, perbankan, pelaku usaha, petani, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan BI BERKIBAR di Cikelet. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page