Produk Dari Koran Bekas Bawa UMKM Ciamis Tembus Pasar Nasional
- Admin02

- 20 Jun
- 2 menit membaca

Ciamis (PRSSNIJabar) - "Banyak jalan menuju Roma", sebuah pepatah yang kadang diartikan sebagai tanda pantang menyerah. Itulah yang dilakukan Asep Sopandi, pengrajin asal Bojonghuni, Kabupaten Ciamis, yang berhasil mengembangkan usaha kerajinan berbahan dasar koran bekas melalui brand Revcycle Art.
Berkat ketekunan dan inovasinya, Asep berhasil meraup cuan dari tumpukan koran bekas yang diubahnya menjadi beragam produk kreatif seperti kotak tisu, tempat air mineral, jam dinding artistik, miniatur Rumah Gadang, hingga hiasan burung.
Asep menyebut, ide memanfaatkan koran bekas muncul setelah melihat banyaknya bahan baku yang tersedia di bank sampah.
āKalau dijual kiloan nilainya kecil, tetapi setelah diolah menjadi kerajinan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat,ā kata Asep saat ditemui reporter Jabar Now, Jumat (19/6/2026).
Asep menuturkan, proses pembuatan kerajinan dari koran bekas memerlukan ketelitian dan kesabaran.
"Korannya terlebih dahulu dilinting menjadi gulungan-gulungan kecil, terus dirangkai dan dibentuk menjadi berbagai produk," cerita Asep.
Menurutnya, salah satu karya yang paling rumit adalah hiasan burung merak yang membutuhkan waktu pengerjaan hingga satu minggu.
Tak hanya koran bekas, Asep juga memanfaatkan galon plastik sekali pakai menjadi pot tanaman berbentuk karakter hewan.
Dalam menjalankan usahanya, Asep melibatkan ibu-ibu rumah tangga untuk membantu proses pelintingan koran. Keterlibatan masyarakat tersebut memberikan tambahan penghasilan sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis lingkungan.
Inovasi tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, bahkan produknya telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Selain memiliki nilai ekonomi, produk tersebut juga menjadi contoh nyata bagaimana sampah dapat diolah menjadi karya kreatif yang bernilai tinggi dan berdaya saing nasional.
Selain itu, hasil karya Asep juga dipamerkan di Gerai UMKM Ciamis yang di Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis. Diketahui gerai tersebut menjadi pusat promosi produk lokal sekaligus wadah pendampingan usaha, pemasaran, dan pengembangan kapasitas bagi para pelaku UMKM di daerah.
"Di gerai UMKM ini tidak saja kerajinan berbahan koran bekas, tapi ada juga beragam produk unggulan lainnya, mulai dari makanan dan minuman olahan, kerajinan batok kelapa, lukisan, hingga karya kriya berbahan kayu," ucap Kepala Bidang Perdagangan DKUKMPP Kabupaten Ciamis, Wahyu Ghifary Setiawan.
"Gerai ini jadi etalase bagi potensi ekonomi kreatif masyarakat Ciamis," jelas Wahyu.
āGerai UMKM Ciamis diharapkan menjadi etalase produk unggulan daerah sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jaringan pemasaran UMKM lokal,ā imbuhnya.
Saat ini, puluhan produk hasil karya pelaku UMKM telah dipasarkan melalui gerai tersebut. Berkat kualitas dan keunikannya, sejumlah produk bahkan telah menarik minat konsumen dari berbagai daerah di Indonesia. (AST)



Komentar