top of page

Identitas Pria yang Tewas di Pasar Ciawi Terungkap, Faisal alias Sendi Ternyata Pengamen

Gambar penulis: Admin02
Admin02
24 Sep
2 menit membaca



Tasikmalaya (PRSSNIJabar) - Identitas pria yang ditemukan tewas di depan sebuah toko di kawasan Pasar Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Faisal alias Sendi, warga asal Purwakarta yang selama ini sehari-hari mengamen di wilayah Tasikmalaya.


Faisal ditemukan dalam posisi telungkup di depan toko di Dusun Cirungkan, Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat luka pada bagian kepala serta sejumlah bagian tubuh lainnya.


Kapolsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota AKP Endang Wijaya sebelumnya mengatakan, korban saat pertama ditemukan tidak membawa dokumen identitas sehingga polisi harus melakukan penelusuran untuk memastikan identitasnya.


ā€œKorban tidak membawa surat-surat, KTP, dan lain-lain. Masih kita dalami. Untuk korban sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,ā€ kata AKP Endang.


Setelah dilakukan penelusuran, identitas korban kemudian diketahui sebagai Faisal alias Sendi. Pria yang diperkirakan berusia 40-an tahun itu diketahui berasal dari Purwakarta dan sudah cukup lama beraktivitas sebagai pengamen di wilayah Tasikmalaya.


Informasi mengenai latar belakang korban juga mulai terungkap. Faisal diketahui pernah menikah di Tasikmalaya dan memiliki tiga orang anak.


Sebelum ditemukan meninggal dunia, Faisal disebut kerap berada di sekitar kawasan Pasar Ciawi. Area depan toko tempat korban ditemukan juga diketahui biasa digunakan sejumlah anak jalanan atau anak punk untuk beristirahat dan tidur.


Pemilik toko, Farid, mengatakan keberadaan anak punk yang menumpang tidur di area emperan tokonya memang sudah menjadi pemandangan biasa.


ā€œBiasanya anak punk suka tidur di sini. Sama yang kerja dibangunkan, tapi tidak bangun-bangun. Kemudian mereka panggil saya ke sini untuk mengecek,ā€ kata Farid.


Polisi Periksa Tiga Orang


Penemuan jasad Faisal kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan luka pada bagian kepala dan sejumlah bagian tubuh lainnya.


Polisi kemudian mendalami dugaan adanya penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.


Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan tiga orang yang diduga merupakan rekan korban untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan dilakukan guna menggali informasi mengenai aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia serta mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi.


Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian serta pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (AST)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page