top of page

Polisi Selidiki Penemuan Lansia Meninggal Tergantung di Kebun, Motif Masih Didalami

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 27 Jun
  • 2 menit membaca

Gambar: Ilustrasi AI
Gambar: Ilustrasi AI

Banjar (PRSSNIJabar) - Warga Lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di area kebun, Jumat (26/6) pagi.


Korban diketahui berinisial P (78), warga RT 04 RW 20 Kelurahan Mekarsari. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.15 WIB oleh seorang warga bernama Asep yang saat itu hendak mencari lumut untuk dijadikan umpan memancing.


Asep mengaku sempat mengira sosok yang dilihatnya sedang berdiri di area kebun. Bahkan, ia sempat menegur karena mengira korban sedang buang air kecil. Namun setelah rekannya datang dan keduanya melihat lebih dekat, mereka terkejut mengetahui korban sudah tergantung dengan seutas tali yang melilit lehernya.


"Menyadari korban sudah tidak bernyawa, kami langsung memberi tahu warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT agar segera diteruskan kepada pihak berwenang," ujar Asep.


Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui kerap berada di lokasi tersebut untuk membersihkan rumput di kebun milik anaknya.


Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Banjar segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban.


Kapolsek Banjar, AKP Yudi Ristiyanto, membenarkan adanya penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kawasan persawahan Sumanding Kulon.


"Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang lansia yang meninggal dunia di lokasi tersebut. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan latar belakang peristiwa ini," kata Yudi.


Terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya persoalan keluarga sebelum kejadian, pihak kepolisian belum dapat memastikan kebenarannya. Seluruh informasi yang berkembang masih akan didalami melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian hingga proses penyelidikan selesai. (LER)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page