top of page

Peluang Penerbangan Jet Dibuka, InJourney Geber Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

  • Gambar penulis: Admin03
    Admin03
  • 27 Jun
  • 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mulai bergerak menyiapkan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara setelah pemerintah membuka peluang bandara tersebut kembali melayani penerbangan niaga berjadwal menggunakan pesawat jet.


Langkah tersebut mengacu pada Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026 yang memberikan ruang bagi Bandara Husein Sastranegara untuk kembali mengoperasikan penerbangan domestik maupun internasional dengan pesawat jet dan propeller.


Tak hanya penerbangan berjadwal, bandara yang berada di Kota Bandung itu juga diperbolehkan melayani angkutan udara niaga tidak berjadwal serta penerbangan bukan niaga untuk rute dalam dan luar negeri.


Saat ini, Bandara Husein Sastranegara masih melayani penerbangan domestik menggunakan pesawat propeller untuk rute intra Pulau Jawa.


Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pihaknya telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal.


"Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar," kata Pahlevi dalam keterangannya, Jumat, (26/6/2026)


Menurutnya, koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak agar proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dapat berjalan sesuai rencana.

Ia mengungkapkan, dukungan datang dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN, Danantara, hingga InJourney.


Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Danlanud Husein Sastranegara, maskapai penerbangan, operator ground handling, Imigrasi, Bea Cukai dan berbagai pihak terkait lainnya.


Pada aspek keselamatan, InJourney Airports meningkatkan kapasitas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) atau Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dari kategori 5 menjadi kategori 7. Peningkatan tersebut didukung penambahan sejumlah fasilitas, termasuk kendaraan siaga Foam Tender.


Sementara pada aspek keamanan, perseroan menyiapkan tambahan personel Aviation Security beserta perangkat pendukung seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, CCTV dan berbagai peralatan keamanan lainnya.


Persiapan juga dilakukan di sisi udara melalui pelapisan ulang permukaan landas pacu atau overlay runway di sejumlah sektor untuk mendukung operasional pesawat jet. Selain itu, kesiapan taxiway dan apron parkir pesawat turut dipastikan.


Di bidang pelayanan, pembenahan mulai dilakukan pada terminal penumpang domestik dan internasional, termasuk penataan ruang tunggu atau boarding lounge guna meningkatkan kenyamanan penumpang.


"Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin baik dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi," ujar Pahlevi. (AMJ)

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page