top of page

Pakar Soroti Pentingnya Energi Terbarukan Yang Andal Untuk Ketahanan Listrik Indonesia

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 8 Jul
  • 2 menit membaca

Jakarta (PRSSNIJabar) - Upaya memperkuat ketahanan sistem kelistrikan nasional di tengah percepatan transisi energi menjadi sorotan dalam webinar yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE), Rabu (8/7/2026). Forum tersebut mengangkat tema From Iberian Blackout to Indonesian Grid Resilience – Lessons in Dispatchable Renewable Energy.


Webinar yang terselenggara melalui kolaborasi Pemerintah Swiss dalam proyek Renewable Energy Skill Development (RESD) bersama Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) Europe itu diikuti lebih dari 600 peserta. Antusiasme tinggi terlihat dari keikutsertaan peserta melalui Zoom maupun siaran langsung di kanal YouTube resmi PPSDM KEBTKE.


Kepala PPSDM KEBTKE, Edi Wibowo, yang mewakili Kepala BPSDM ESDM saat membuka kegiatan, mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk membangun sistem kelistrikan yang lebih tangguh dengan memanfaatkan kekayaan sumber energi baru terbarukan.


Menurutnya, potensi energi surya, angin, air, biomassa, biofuel, hingga panas bumi dapat dikembangkan menjadi sumber energi terbarukan yang bersifat dispatchable, yakni mampu diatur sesuai kebutuhan sistem sehingga dapat menjaga keandalan pasokan listrik nasional.


"Berbagai potensi melimpah tersebut dapat menjadi sumber energi terbarukan yang bersifat dispatchable, yaitu dapat diatur dan dioperasikan sesuai kebutuhan sistem, sehingga mampu mendukung stabilitas jaringan listrik nasional," ujar Edi.


Ia menjelaskan, pengembangan energi terbarukan tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan kapasitas pembangkit. Dibutuhkan pula kesiapan teknologi, regulasi, hingga sumber daya manusia agar sistem kelistrikan mampu beradaptasi terhadap perubahan pola pembangkitan energi di masa depan.


Karena itu, webinar ini dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan mengenai aspek teknis, operasional, serta kebijakan yang dibutuhkan untuk membangun jaringan listrik yang andal. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan dalam mengadopsi praktik terbaik internasional yang sesuai dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan.


Dalam sesi utama, Power Sector Analyst IEEFA Europe, Jonathan Bruegel, memaparkan pengalaman pemadaman listrik besar yang pernah terjadi di Semenanjung Iberia. Peristiwa tersebut menjadi studi kasus penting mengenai tantangan integrasi energi terbarukan sekaligus pelajaran berharga agar sistem kelistrikan Indonesia semakin siap menghadapi transformasi energi.


Diskusi yang dipandu Vice President of Transmission and Distribution Technology and Engineering PT PLN (Persero), Buyung Sofiarto Munir, berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait strategi menjaga stabilitas jaringan listrik di tengah meningkatnya pemanfaatan energi bersih.


Edi menegaskan, pengalaman dari berbagai negara menunjukkan bahwa ketahanan sistem kelistrikan tidak dapat dibangun secara instan. Diperlukan perencanaan jangka panjang, kebijakan yang adaptif, pemanfaatan teknologi yang tepat, serta dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi.


"Ketahanan jaringan listrik di era energi terbarukan tidak dapat tercipta dengan sendirinya, namun memerlukan perencanaan yang matang, regulasi yang adaptif, penerapan teknologi yang tepat, serta ketersediaan kapasitas SDM yang ahli di bidangnya dan dukungan kelembagaan yang kuat," tegasnya.


Ia berharap berbagai pembelajaran yang diperoleh dari webinar tersebut dapat menjadi bekal bagi pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat dalam memperkuat ketahanan sistem kelistrikan nasional.


Melalui peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan, PPSDM KEBTKE menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transisi energi yang adil, andal, dan berkelanjutan demi mewujudkan sistem energi Indonesia yang semakin tangguh di masa mendatang. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page