top of page

Musim Libur Sekolah, Pengguna Kereta Api Daop 2 Bandung Melonjak

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 28 Jun
  • 2 menit membaca


Bandung (PRSSNIJabar) - Kereta api semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi favorit masyarakat selama musim liburan. Tingginya minat bepergian menggunakan KA Jarak Jauh terlihat dari peningkatan penjualan tiket di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung yang terus menunjukkan tren positif pada pekan pertama libur sekolah.


Selama periode 20 hingga 26 Juni 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat penjualan 94.090 tiket KA Jarak Jauh dari seluruh kelas layanan. Angka tersebut meningkat 7,4 persen dibandingkan periode 13 hingga 19 Juni 2026 yang mencatat penjualan sebanyak 87.580 tiket.


Capaian tersebut memperlihatkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, maupun keperluan lainnya. Selain menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tarif yang lebih terjangkau melalui program stimulus pemerintah turut mendorong meningkatnya jumlah pelanggan.


Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tren kenaikan penumpang selama musim liburan menjadi bukti semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.


"Peningkatan penjualan tiket sebesar 7,4 persen dibandingkan minggu sebelumnya menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat baik. Program diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial juga menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi selama musim liburan," kata Kuswardojo di Bandung, Minggu (28/6/2026).


Program stimulus tersebut berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Dalam periode itu, KAI Daop 2 Bandung menyediakan 64.640 tempat duduk KA Ekonomi Komersial dengan tarif yang lebih ekonomis sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.


Tak hanya penjualan tiket yang meningkat, okupansi perjalanan pun berada pada level yang sangat tinggi. Hingga Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah pelanggan yang telah memanfaatkan program diskon mencapai 80.436 orang atau setara 124,4 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.


Menurut Kuswardojo, angka okupansi di atas 100 persen bukan berarti terjadi kelebihan kapasitas. Kondisi tersebut merupakan bagian dari sistem operasional kereta api yang memungkinkan satu kursi digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada segmen perjalanan yang berbeda.


"Melalui sistem naik dan turun penumpang di sejumlah stasiun, pemanfaatan tempat duduk menjadi lebih optimal tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan pelanggan selama perjalanan," jelasnya.


Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas selama musim liburan, KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh aspek pelayanan terus ditingkatkan. Mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, keandalan operasional, hingga pelayanan di stasiun dan di atas kereta dipastikan berjalan optimal agar perjalanan pelanggan tetap lancar.


KAI juga mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal mengingat permintaan tiket pada sejumlah relasi favorit terus meningkat selama masa liburan.


"Kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Kami akan terus memberikan layanan terbaik agar setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh pelanggan," tutup Kuswardojo. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page