Merekam Perubahan Jawa Barat, WJJC 2026 Tantang Wartawan Tampilkan Karya Terbaik


Bandung (PRSSNIJabar) - Perubahan ekonomi Jawa Barat berlangsung di banyak tempat. Di tengah geliat UMKM, upaya menjaga ketahanan pangan, berkembangnya ekonomi digital, hingga dorongan menuju ekonomi hijau, ada cerita-cerita yang perlu direkam dan disampaikan kepada masyarakat.
Para jurnalis menjadi salah satu pihak yang berada paling dekat dengan cerita tersebut. Melalui pemberitaan, foto, maupun video, mereka tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga turut memperkenalkan potensi daerah dan mengawal berbagai isu strategis pembangunan.
Ruang untuk menghadirkan karya-karya tersebut kembali dibuka melalui West Java Journalist Competition (WJJC) 2026. Bank Indonesia (BI) Jawa Barat bersama Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB) kembali menggelar ajang tahunan yang menjadi ruang apresiasi bagi jurnalis dengan area peliputan di Jawa Barat.
Tahun ini, WJJC mengusung tema āMemperkuat Ketahanan, Mengakselerasi Transformasi: Mendorong Ekonomi Jawa Barat yang Inklusif dan Berdaya Saing.ā Tema tersebut menjadi pijakan bagi para peserta untuk menggali berbagai potensi ekonomi lokal, kearifan budaya, serta isu strategis pembangunan di Jawa Barat.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Junanto Herdiawan mengatakan, kualitas karya jurnalistik memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai perkembangan ekonomi.
āKarya jurnalistik yang berkualitas mampu menjadi jembatan edukasi dan dorongan bagi kebijakan ekonomi yang inklusif,ā ucap Junanto di Bandung, Senin (7/9/2026).
Karena itu, melalui WJJC 2026, BI Jabar mengajak para wartawan untuk terus mengawal isu yang memiliki kaitan langsung dengan penguatan ekonomi daerah. Beberapa di antaranya yakni transformasi digital UMKM, ketahanan pangan, dan ekonomi hijau.
Bagi IWEB, kompetisi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas jurnalis ekonomi di daerah. Ketua Umum IWEB Dea Andriyawan menyambut baik kembali terjalinnya kolaborasi dengan BI Jabar.
āWJJC bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang pembuktian profesionalisme dan kedalaman liputan rekan-rekan pers,ā kata Dea.
Ia berharap karya-karya yang dihasilkan para peserta nantinya tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi Jawa Barat.
WJJC 2026 memperlombakan tiga kategori, yakni Karya Tulis Jurnalistik, Foto Cerita, dan Video Jurnalistik. Peserta dapat memilih salah satu dari lima subtema yang disediakan, meliputi wisata ramah muslim dan ekonomi syariah, green and circular economy, transformasi digital dan inklusi keuangan UMKM, ketahanan pangan dan rantai pasok, serta optimalisasi investasi.
Kompetisi terbuka bagi seluruh jurnalis dengan wilayah peliputan Jawa Barat. Karya yang diikutsertakan harus telah dipublikasikan di media massa dalam periode 1 Januari 2026 hingga 31 Oktober 2026.
Peserta masih memiliki waktu untuk menyiapkan karya terbaiknya. Batas akhir pengumpulan ditetapkan pada 31 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
Bukan hanya trofi dan sertifikat, panitia juga menyiapkan hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi para pemenang, mulai Juara 1, 2, dan 3 hingga tiga Juara Harapan.
Informasi pendaftaran dan ketentuan lengkap dapat diperoleh melalui Instagram @iweb_Indonesia dan @fdwb.official, atau melalui email wjjcbijabar@gmail.com. (IGN)



Komentar