Makin Jadi Andalan Warga, Pengguna Commuter Line Bandung Tembus 10 Juta di Semester I-2026
- Admin02

- 15 Jul
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Kereta Commuter Line semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi favorit masyarakat di Jawa Barat. Sepanjang Semester I 2026, layanan KAI Commuter Area II Bandung berhasil melayani lebih dari 10 juta perjalanan penumpang. Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel terus meningkat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan rekreasi.
Data KAI Commuter mencatat, jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Bandung selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 10.106.910 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang membukukan 9.258.327 pengguna.
Peningkatan ini tidak hanya dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat pada hari kerja, tetapi juga semakin banyaknya warga yang memilih kereta sebagai sarana bepergian saat akhir pekan. Rata-rata pengguna pada hari kerja mencapai 50.148 orang per hari, sedangkan pada Sabtu dan Minggu meningkat menjadi sekitar 65.522 pengguna per hari.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan tren pertumbuhan pengguna Commuter Line di Area II Bandung terus menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, pada Semester I 2024 jumlah pengguna mencapai sekitar 7,75 juta orang atau meningkat 7,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Tren positif tersebut berlanjut pada 2025 dengan kenaikan sebesar 19,32 persen hingga mencapai 9,25 juta pengguna.
"Periode tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan sebesar 19,32 persen dibanding periode 2024 atau total sebanyak 9,25 juta pengguna. Di periode tahun 2026 ini kembali naik sebesar 9,17 persen atau total sebanyak 10,10 juta pengguna jika dibanding periode 2025 kemarin," ujar Karina.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari aktivitas di sejumlah stasiun utama. Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pengguna terbanyak selama Semester I 2026, yakni mencapai 1.355.118 pengguna. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Cikarang dengan 1.095.992 pengguna, disusul Stasiun Cicalengka yang melayani 977.190 pengguna.
Untuk mengimbangi meningkatnya kebutuhan masyarakat, KAI Commuter Area II Bandung saat ini mengoperasikan 57 perjalanan Commuter Line setiap hari. Frekuensi perjalanan tersebut diharapkan mampu memberikan layanan yang nyaman sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di berbagai wilayah yang dilintasi kereta komuter.
Tak hanya mencatat pertumbuhan jumlah penumpang, KAI Commuter juga berhasil menjaga kualitas layanannya. Hal itu tercermin dari capaian On Time Performance (OTP) yang sangat tinggi. Selama Semester I 2026, tingkat ketepatan kedatangan kereta mencapai 99,5 persen, sedangkan ketepatan keberangkatan mencapai 99,7 persen.
Karina menegaskan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi KAI Commuter untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Berbagai upaya akan terus dilakukan, mulai dari peningkatan fasilitas di stasiun, menjaga keandalan operasional, hingga memastikan perjalanan kereta tetap tepat waktu demi memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.
"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengguna Commuter Line Area II Bandung yang telah menjadikan layanan Commuter Line sebagai alat transportasi setiap harinya," tutup Karina.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Commuter Line diperkirakan akan tetap menjadi tulang punggung transportasi publik di wilayah Bandung dan sekitarnya. Selain menawarkan perjalanan yang efisien, layanan ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan. (IGN)



Komentar