Lewat Program UMKM Naik Kelas, 52 Pelaku Usaha di Cimahi Digembleng Teknologi Logistik
- Admin03

- 14 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia. Ketangguhan sektor ini terbukti mampu menopang ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Namun, di tengah perkembangan bisnis digital dan persaingan usaha yang semakin dinamis, pelaku UMKM dituntut tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga mampu mengelola operasional secara efisien, termasuk dalam urusan logistik dan pengiriman barang.
Menjawab kebutuhan tersebut, platform digital inDrive turut ambil bagian dalam program UMKM Naik Kelas yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat (Diskuk Jabar) bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Cimahi Utara, Kamis (12/6/2026), itu diikuti sedikitnya 52 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, fesyen hingga kerajinan tangan. Program ini menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnis melalui edukasi dan pemanfaatan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, tim inDrive memperkenalkan berbagai solusi yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM mengelola proses pengiriman dengan lebih efisien. Para peserta juga diajak memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional bisnis sehari-hari, khususnya dalam menjawab tantangan logistik yang semakin kompleks.
Apalagi, kebutuhan pengiriman saat ini terus meningkat seiring tingginya ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses.
Melalui layanan inDrive Courier, perusahaan ini menawarkan sejumlah fitur yang dinilai dapat membantu kebutuhan pelaku usaha. Salah satunya adalah sistem negosiasi tarif yang memungkinkan pengguna dan pengemudi menyepakati biaya pengiriman sebelum pesanan dijalankan.
Skema tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelaku UMKM dalam mengatur biaya operasional sekaligus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan bisnis mereka.
Tak hanya itu, fitur pelacakan pengiriman secara real-time juga memungkinkan pelaku usaha memantau status pesanan secara langsung dan memberikan kepastian kepada pelanggan. Sementara fitur Multi-Stop dan Multi-Order memungkinkan beberapa pengiriman dilakukan dalam satu perjalanan, sehingga lebih efisien bagi UMKM yang memiliki volume pengiriman cukup tinggi.
Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, pihaknya merasa senang dapat berpartisipasi dalam program UMKM Naik Kelas dan berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi serta solusi logistik bagi pelaku usaha.
"Melalui inDrive Courier, kami ingin menghadirkan solusi pengiriman yang fleksibel dan transparan sehingga pelaku UMKM dapat lebih fokus mengembangkan usahanya dan menjangkau lebih banyak pelanggan," ujar Rio.
Ia menambahkan, ke depan inDrive berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pertumbuhan ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berdaya saing.
Partisipasi dalam program UMKM Naik Kelas ini menjadi bagian dari komitmen inDrive dalam mendukung pertumbuhan ekosistem UMKM di Indonesia melalui edukasi, kolaborasi, dan penyediaan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha.
Perusahaan itu meyakini, akses terhadap layanan logistik yang fleksibel dan efisien akan membantu UMKM meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
"Ke depan, inDrive akan terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas bisnis, dan para pelaku UMKM di berbagai wilayah untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berdaya saing."pungkasnya. (AMJ)



Komentar