top of page

Len Dorong UMKM dan Pendidikan Lewat 77 Program CSR

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 25 Mei
  • 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) – PT Len Industri (Persero) terus memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui puluhan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan. Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatat telah menjalankan 77 program CSR dengan total penerima manfaat mencapai 13.325 orang di 10 provinsi di Indonesia.


Program tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus memberikan dampak sosial nyata di tengah masyarakat.


Dengan nilai realisasi mencapai Rp2,98 miliar, Len menitikberatkan program CSR pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama perusahaan adalah mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tengah tantangan industri saat ini.


Tercatat, sebanyak 487 UMKM mendapatkan pembinaan melalui pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi pameran untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.


Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, menegaskan bahwa program CSR perusahaan tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat.


“Bagi Len, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, program CSR kami dirancang agar tidak hanya bersifat bantuan sesaat, namun mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan,” kata Joga dikutip dari siaran pera Len, Senin (25/5/2026).


Selain penguatan ekonomi masyarakat, Len juga aktif mendukung sektor pendidikan melalui bantuan pendidikan, renovasi sekolah dan perpustakaan, hingga program magang bersertifikat bagi generasi muda. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus mempersiapkan talenta yang siap menghadapi perkembangan industri teknologi nasional.


Di bidang lingkungan, Len menjalankan program Len Go Green melalui kegiatan penghijauan, pelestarian tanaman endemik, serta penyediaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) melalui kolaborasi program Kadieu. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.


Tak hanya itu, perusahaan juga memperkuat kepedulian sosial melalui bantuan kebencanaan, bantuan untuk panti sosial, program Ramadhan Berbagi, hingga partisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN.


Untuk memastikan program berjalan efektif, Len melakukan pengukuran dampak sosial menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan mampu memberikan manfaat sosial yang terukur sekaligus menjadi dasar pengembangan program ke depan.


“Len akan terus memperkuat kolaborasi dan memperluas jangkauan program agar manfaat yang dihasilkan semakin besar. Kami ingin memastikan bahwa setiap program CSR yang dijalankan benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Joga.


Atas konsistensinya menjalankan program sosial dan lingkungan, Len berhasil meraih penghargaan CSR Silver Winner – Pilar Lingkungan dari BUMN Track serta penghargaan CSR dari Pemerintah Kabupaten Subang. (IGN)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page