Konvoi Bobotoh Diprediksi Bikin Bandung Macet Total
- Admin02

- 22 Mei
- 2 menit membaca
Bandung (PRSSNIJabar) - Kota Bandung diprediksi bakal dilanda kemacetan parah akhir pekan ini. Antusiasme bobotoh menyambut laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), diperkirakan memicu gelombang konvoi besar-besaran di sejumlah ruas jalan utama Kota Kembang.
Optimisme bobotoh terhadap kemenangan Persib semakin tinggi. Banyak suporter meyakini Maung Bandung mampu mengamankan kemenangan yang disebut-sebut bakal menjadi penutup manis menuju gelar juara kelima Persib. Euforia itu diprediksi tak hanya terasa usai pertandingan pada Sabtu malam, tetapi juga berlanjut hingga Minggu (24/5/2026) lewat konvoi akbar bobotoh.
Situasi tersebut membuat sejumlah pihak mulai bersiap menghadapi lonjakan kendaraan dan kepadatan massa di jalanan. Salah satunya PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung yang mengimbau para pelanggan kereta api datang lebih awal ke stasiun agar tidak terjebak macet akibat konvoi.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pertandingan Persib dipastikan menyedot perhatian besar masyarakat. Arus kendaraan menuju pusat kota, kawasan GBLA, hingga akses menuju stasiun diprediksi bakal padat sejak siang hingga malam hari.
āKAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun pada 23 dan 24 Mei 2026. Pertandingan Persib melawan Persijap diperkirakan meningkatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun maupun pusat kota,ā kata Kuswardojo, Jumat (22/5/2026).
Kemacetan diprediksi terjadi di sejumlah titik favorit konvoi bobotoh seperti Jalan Soekarno-Hatta, Buahbatu, Asia Afrika, Dago, Pasteur, hingga kawasan Alun-alun Bandung. Ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat diperkirakan bakal turun ke jalan apabila Persib sukses mengamankan kemenangan.
Tak sedikit warga juga mulai mengantisipasi kemungkinan jalanan lumpuh akibat iring-iringan suporter. Sebagian masyarakat memilih mengatur ulang jadwal perjalanan agar tidak terjebak antrean kendaraan yang biasanya mengular saat konvoi Persib berlangsung.
Selain mengimbau penumpang datang lebih awal, KAI juga meminta pengguna jasa tidak mengenakan atribut klub sepak bola saat berada di stasiun maupun di dalam kereta. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga kenyamanan dan kondusivitas selama perjalanan.
āKami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama berada di lingkungan stasiun maupun di perjalanan kereta api,ā kata Kuswardojo.
KAI Daop 2 Bandung memastikan koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama akhir pekan. Meski potensi macet besar diprediksi terjadi, operasional perjalanan kereta api diupayakan tetap berjalan aman dan tepat waktu.
Sementara itu, di media sosial, suasana kemenangan bahkan sudah mulai terasa. Banyak bobotoh mulai mengunggah ajakan konvoi dan selebrasi, seolah Bandung sudah bersiap menyambut pesta biru besar-besaran akhir pekan ini. (IGN)



Komentar