Ketua DPRD Jabar: Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perkuat Persatuan
- Admin03

- 1 Jun
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pesan itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa, M.Si, usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Wirotama, Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Kota Bandung, Senin (1/6/2026).
Menurut Buky, nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teoritis. Lebih dari itu, seluruh nilai luhur tersebut harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata di tengah kehidupan masyarakat.
āPancasila harus kembali ditempatkan sebagai pondasi kehidupan kita berbangsa. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap silanya tidak cukup hanya dipahami di kepala, tetapi wajib diimplementasikan dalam tindakan nyata sehari-hari,ā ujarnya.
Buky menilai perkembangan zaman yang semakin dinamis menghadirkan tantangan baru dalam upaya membumikan nilai-nilai Pancasila. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan agar ideologi bangsa tersebut tetap dekat dengan kehidupan generasi masa kini.
Menurutnya, keberhasilan implementasi Pancasila dapat dilihat dari kondisi nyata yang terjadi di tengah masyarakat. Mulai dari terjaganya toleransi antarumat beragama, tumbuhnya rasa kemanusiaan, kuatnya persatuan, hingga terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
āKetika kita masih menemukan riak-riak persoalan seperti intoleransi atau ketidakadilan sosial, itu adalah alarm sekaligus evaluasi bersama. Artinya, pembumian nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat kita masih harus terus diperkuat,ā katanya.
Sebagai lembaga yang merepresentasikan suara masyarakat Jawa Barat, DPRD Jabar, kata Buky, berkomitmen untuk terus menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada rakyat.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan membuka ruang diskusi publik, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
āKita tidak boleh bosan mendiskusikan Pancasila sebagai way of life. Nilai-nilai luhur ini harus lebih sering mengudara di ruang-ruang dialog publik agar benar-benar tertanam kuat dalam kesadaran kolektif masyarakat,ā tegasnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Buky berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan semakin mengakar di tengah masyarakat Jawa Barat. Dengan semangat tersebut, cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, maju, dan sejahtera dapat terus diperjuangkan bersama. (AMJ)



Komentar