Karangkamulyan Jadi Motor Ekonomi Kreatif Baru
- Admin02

- 5 Jun
- 2 menit membaca

Ciamis (PRSSNIJabar) - Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kawasan melalui pembangunan rest area Karangkamulyan. Kawasan yang berada di jalur strategis Priangan Timur itu kini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menggerakkan sektor UMKM masyarakat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut rest area Karangkamulyan bukan sekadar tempat singgah bagi pengguna jalan, tetapi menjadi model pengembangan ekonomi terintegrasi pertama di luar jalan tol yang menggabungkan sektor pariwisata, pertanian, UMKM, hingga ekonomi syariah.
Menurut Herdiat, konsep tersebut dirancang agar perputaran ekonomi tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar kawasan.
āIni luar biasa, rest area Karangkamulyan dijadikan role model pertama di luar tol dengan konsep integrasi lintas sektor. Harapannya mampu mendukung perekonomian masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi baru di Priangan Timur,ā ucap Herdiat, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan rest area itu membuka ruang baru bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Saat ini, kawasan tersebut telah memiliki 15 kios yang diisi pelaku UMKM lokal dan ke depan jumlahnya akan terus ditambah secara bertahap.
āSekarang memang baru 15 kios, tetapi nanti akan terus kita kembangkan. Kita dorong dengan dukungan berbagai pihak, termasuk infak sedekah ASN dan bantuan dari Baznas,ā katanya menambahkan.
Kepada reporter Jabat Now, Herdiat mejelaskan, pengembangan kawasan ekonomi kreatif seperti Karangkamulyan memiliki dampak ganda. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, aktivitas ekonomi yang tumbuh juga diyakini akan berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, konsep integrasi menjadi kekuatan utama kawasan tersebut. Pengunjung tidak hanya berhenti untuk beristirahat, tetapi juga dapat menikmati produk UMKM, wisata budaya, hingga hasil pertanian lokal yang dipasarkan secara langsung.
āTujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Yang berjualan terbantu, pembeli juga nyaman, dan ekonomi daerah ikut bergerak. Kalau aktivitas ekonomi tumbuh, tentu dampaknya juga akan terasa terhadap pendapatan daerah,ā pungkasnya.
Rest area Karangkamulyan sendiri dinilai memiliki potensi besar karena berada di jalur utama penghubung wilayah Priangan Timur. Dengan tingginya mobilitas kendaraan yang melintas setiap hari, kawasan itu dipandang strategis untuk menjadi etalase produk unggulan daerah.
Pemkab Ciamis pun optimistis pengembangan kawasan tersebut akan menjadi pemicu lahirnya pusat-pusat ekonomi kreatif baru di daerah lain. Pemerintah berharap konsep kolaborasi lintas sektor yang diterapkan di Karangkamulyan dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Dengan pengembangan yang terus dilakukan, rest area Karangkamulyan kini tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Ciamis, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif Priangan Timur. (AST)



Komentar