top of page

KAI Serahkan Pos JPL 19 ke Pemkab Garut, Perkuat Keselamatan Perlintasan Kereta

  • Gambar penulis: Admin02
    Admin02
  • 9 Jul
  • 2 menit membaca



Garut (PRSSNIJabar) - Pemerintah Kabupaten Garut menerima hibah aset berupa bangunan Pos Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 19 di Jalan Mandalagiri dari PT KAI Daop 2 Bandung. Penyerahan aset tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang sekaligus mendukung kinerja petugas di lapangan.


Penyerahan dilakukan dalam pertemuan antara Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dengan Kepala PT KAI Daop 2 Bandung Hendra Wahyono beserta jajaran di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (9/7/2026).


Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi kepada PT KAI atas penyerahan bangunan Pos JPL 19 kepada Pemkab Garut. Menurutnya, keberadaan pos tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas di perlintasan sebidang.


"Alhamdulillah hari ini kita menerima secara resmi bangunan JPL 19 di Jalan Mandalagiri dari PT KAI. Gedung ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di perlintasan," ujarnya.


Selain penyerahan aset, Syakur juga menyambut baik rencana PT KAI yang akan melanjutkan penataan Stasiun Leles pada tahun depan. Ia berharap peningkatan fasilitas tersebut mampu memberikan pelayanan yang lebih baik sehingga masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi kereta api.


Sementara itu, Kepala PT KAI Daop 2 Bandung Hendra Wahyono menjelaskan, pembangunan Pos JPL 19 merupakan bentuk sinergi antara PT KAI dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Ia mengatakan, selama ini perlintasan tersebut telah dijaga petugas, namun belum memiliki bangunan pos yang layak sebagai tempat bertugas.


"JPL 19 sebenarnya sudah ada petugasnya, hanya belum memiliki bangunan pos. Karena itu KAI membangunnya, kemudian kami serahkan kepada Pemda Garut untuk dimanfaatkan dan dipelihara," kata Hendra.


Terkait pengembangan Stasiun Leles, Hendra mengungkapkan tingginya jumlah penumpang serta frekuensi perjalanan kereta menjadi alasan utama dilakukannya penataan. Setelah menyelesaikan pembangunan sterilisasi area stasiun dan peron tahun ini, PT KAI menargetkan pembangunan area parkir pada tahun depan.


"Tahun ini kami sudah membangun sterilisasi stasiun dan peron. Mudah-mudahan tahun depan penataan area parkir di Stasiun Leles bisa direalisasikan," ujarnya.


Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Satria Budi memastikan pihaknya siap memanfaatkan bangunan Pos JPL 19 secara optimal. Menurutnya, keberadaan pos tersebut akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan petugas penjaga perlintasan saat menjalankan tugas.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT KAI. Bangunan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan, khususnya bagi para petugas penjaga perlintasan," pungkasnya. (SLT)

Komentar


© 2025 by PRSSNI Daerah Jawa Barat
prssnijabar@gmail.com |  Tel: 022-2038362

bottom of page