KAI Daop 2 Bandung Catat 2,77 Juta Pengguna di Semester I 2026, Naik 11,2 Persen
- Admin02

- 23 Jul
- 2 menit membaca

Bandung (PRSSNIJabar) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Dari Januari hingga Juni, KAI Daop 2 Bandung melayani 2.775.198 pelanggan. Angka itu tumbuh 11,2 persen dibanding periode sama tahun 2025 yang tercatat 2.495.704 pelanggan.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Moda transportasi ini dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan, sehingga semakin banyak dipilih untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.
Secara rinci, jumlah pelanggan per bulan pada semester pertama 2026 adalah Januari 468.417 orang, Februari 371.181 orang, Maret 529.495 orang, April 426.343 orang, Mei 490.097 orang, dan Juni 489.665 orang.
Bulan Maret menjadi puncak tertinggi dengan 529.495 pelanggan. Lonjakan itu dipengaruhi periode Angkutan Lebaran 2026, di mana kereta api menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik dan berwisata.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata meningkatnya kepercayaan publik.
"Peningkatan jumlah pelanggan pada Semester I 2026 merupakan bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi andalannya. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keselamatan perjalanan, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan," ujar Kuswardojo di Bandung, Rabu (22/7).
Menurutnya, pertumbuhan jumlah pelanggan tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan KAI. Kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, penerapan teknologi digital di layanan pelanggan, peningkatan fasilitas di stasiun, hingga komitmen menjaga ketepatan waktu perjalanan menjadi faktor utama.
Aspek ramah lingkungan juga terus didorong melalui penggunaan energi yang lebih efisien dan pengurangan emisi pada operasional kereta api.
Selain pelayanan, aspek keselamatan juga menjadi prioritas. KAI Daop 2 Bandung secara rutin melakukan inspeksi sarana dan prasarana, meningkatkan keandalan perawatan, serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga keamanan operasional.
"Kami akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin berkualitas, berorientasi pada kebutuhan pelanggan, serta mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan. Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang akan terus kami jaga dengan memberikan pelayanan terbaik di setiap perjalanan," tambah Kuswardojo.
KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi. Selain bebas macet, perjalanan dengan kereta juga lebih efisien waktu dan memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibanding moda transportasi jalan raya.
"KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus melakukan berbagai peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, pelayanan pelanggan, maupun inovasi digital, sehingga dapat memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan," tutup Kuswardojo. (IGN)



Komentar