Harsiarda Jabar 2026 Digelar di Bandung Barat, Ada Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga


Kabupaten Bandung Barat (PRSSNIJabar) - Peringatan Hari Penyiaran Daerah (Harsiarda) Jawa Barat 2026 tak sekadar menjadi panggung bagi insan penyiaran. Tahun ini, perhelatan tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Puncak Harsiarda Jabar 2026 akan digelar di Plaza Mekarsari, Kompleks Pemkab Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).
Mengusung tema "Transformasi Digital Penyiaran: Merawat Kearifan Lokal Menuju Jawa Barat Istimewa", kegiatan tersebut digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bersama Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jawa Barat dan Pemkab Bandung Barat.
Ketua Panitia Pelaksana Harsiarda Jabar 2026, Lukman Munawar Fauzi, mengatakan kegiatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial.
Menurutnya, momentum Harsiarda juga menjadi ruang bagi insan penyiaran untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Puncak acara pada 10 Oktober nanti tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi kita dorong penuh aksi kemanusiaan dan bakti sosial," ujar Lukman, Selasa (22/9/2026).
Beragam layanan gratis disiapkan bagi masyarakat yang hadir. Mulai pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, konsultasi psikologi hingga donor darah.
Pemeriksaan gigi dan mulut akan melibatkan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unjani. Sementara konsultasi psikologi gratis bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jawa Barat.
Untuk kegiatan donor darah, panitia menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung.
Tak hanya layanan kesehatan, rangkaian acara juga diisi senam bersama, lomba mewarnai anak, panggung hiburan musik yang dikelola PRSSNI Jabar serta bazar UMKM lokal Bandung Barat.
"Jadi masyarakat tidak hanya datang menyaksikan acara, tetapi juga bisa mendapatkan pelayanan dan mengikuti berbagai kegiatan yang sudah kami siapkan," katanya.
Berburu Piala Ketua KPID Jabar
Sebelum memasuki puncak acara, rangkaian Harsiarda 2026 telah diawali dengan berbagai kegiatan pra-acara.
Di antaranya pemilihan Duta Jaraswara atau Jawara Penyiaran serta kompetisi penyiaran untuk memperebutkan Piala Ketua KPID Provinsi Jawa Barat.
Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi talenta muda dan lembaga penyiaran di Jawa Barat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus kualitas konten yang edukatif dan tetap mengangkat kearifan lokal.
Harsiarda Jabar 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan media penyiaran lokal di tengah pesatnya perkembangan platform digital.
KPID Jabar bersama Pemkab Bandung Barat berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga penyiaran, praktisi dan kalangan akademisi dapat memperkuat peran radio dan televisi lokal dalam menjaga budaya serta kearifan lokal Jawa Barat.
"Melalui momentum Harsiarda 2026, kita ingin membuktikan bahwa media penyiaran tidak hanya beradaptasi secara teknis di era digital, tetapi tetap hadir memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, kesejahteraan, dan literasi sosial masyarakat," pungkas Lukman. (GP)



Komentar