Hari Veteran Nasional 2026, Wagub Jabar: Semangat Juang Tak Mengenal Batas Usia


Bandung (PRSSNIJabar) - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan, para veteran bukan sekadar bagian dari sejarah perjuangan bangsa. Lebih dari itu, veteran memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.
Hal tersebut disampaikan Erwan saat menjadi Inspektur Upacara Hari Veteran Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Lapangan Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (31/8/2026).
Dalam amanatnya, Erwan mengatakan, nilai patriotisme, nasionalisme, keberanian, persatuan, rela berkorban, pantang menyerah, disiplin, integritas hingga kecintaan terhadap tanah air merupakan warisan moral yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.
"Nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, keberanian, persatuan, rela berkorban, pantang menyerah, disiplin, integritas dan cinta tanah air merupakan warisan moral yang harus terus diwariskan kepada setiap generasi Indonesia," ujar Erwan.
Menurutnya, Hari Veteran Nasional 2026 yang mengusung tema "Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju" menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak dibatasi oleh usia.
"Usia boleh menua, tetapi semangat juang tidak pernah mengenal batas waktu. Veteran bukan hanya pelaku sejarah, melainkan penjaga nilai-nilai luhur perjuangan bangsa," katanya.
Erwan menuturkan, kemajuan Indonesia tidak cukup hanya ditopang pembangunan fisik dan perkembangan teknologi. Kekuatan karakter bangsa yang berakar pada nilai-nilai perjuangan juga menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Indonesia saat ini sedang melangkah menuju cita-cita besar sebagai bangsa yang maju, berdaulat, adil dan makmur. Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah," ucapnya.
Berbagai tantangan global, dinamika geopolitik, perkembangan teknologi serta perubahan sosial, kata Erwan, membutuhkan ketahanan nasional yang kuat.
Dalam situasi tersebut, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para veteran dinilai dapat menjadi kompas moral untuk menjaga persatuan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Karena itu, Erwan mengajak masyarakat tidak memandang veteran hanya sebagai bagian dari masa lalu. Pengalaman, keteladanan dan semangat pengabdian mereka, menurutnya, merupakan modal sosial yang masih relevan untuk membangun Indonesia
"Veteran adalah sumber inspirasi yang hidup. Pengalaman, keteladanan serta semangat pengabdian veteran merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam membangun Indonesia yang semakin maju," tuturnya.
Erwan juga berharap keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) terus menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kepedulian sosial serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai kontribusi para veteran dalam pembangunan bangsa dapat terus diberikan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki
"Pengabdian seorang veteran tidak berhenti setelah perjuangan bersenjata berakhir. Pengabdian tersebut terus berlanjut melalui pewarisan jiwa, semangat, nilai-nilai 1945, keteladanan, serta pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Erwan pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Veteran Nasional sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Marilah kita jadikan Hari Veteran Nasional sebagai momentum untuk memperkuat persatuan nasional, meneguhkan semangat cinta tanah air dan membangun optimisme menuju Indonesia semakin maju, kuat dan bermartabat," pungkasnya. (AMJ)



Komentar