Hari Anak Nasional di Tasikmalaya Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak
- Admin02

- 24 Jul
- 3 menit membaca

Tasikmalaya (PRSSNIJabar) - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya berlangsung meriah sekaligus penuh makna. Selama dua hari, 22–23 Juli 2026, ribuan peserta memadati Gedung Islamic Center Singaparna untuk mengikuti berbagai kegiatan yang digelar Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.
Mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas", peringatan HAN tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta meningkatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan hiburan digelar untuk memberikan ruang yang aman sekaligus menyenangkan bagi anak-anak. Mulai dari bazar UMKM, pentas kreativitas anak yang berlangsung selama 24 jam, permainan edukatif, bakti sosial bagi 1.100 anak korban kekerasan, hingga khitanan massal yang diikuti 110 peserta.
Kehadiran sejumlah tokoh nasional dan daerah turut menambah semarak acara. Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk menyapa sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengaku bersyukur atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran Pangdam III/Siliwangi yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap isu perlindungan anak.
"Ini menjadi sebuah penghargaan bagi keluarga besar KPAID Kabupaten Tasikmalaya. Beliau berkenan hadir bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur untuk merayakan Hari Anak Nasional bersama anak-anak," kata Ato, Kamis (23/7).
Menurut Ato, kehadiran Pangdam menunjukkan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan pemerintah, TNI, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat.
Ia mengaku telah mengenal Mayjen TNI Kosasih sejak masih berpangkat kolonel dan melihat konsistensinya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk terhadap persoalan anak.
"Beliau selalu hadir ketika anak-anak membutuhkan perlindungan. Hari ini kita bisa melihat sendiri bagaimana beliau bercengkerama, bergembira, dan memberikan perhatian langsung kepada anak-anak. Ini menjadi teladan bagi kita semua," ujarnya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih mengatakan Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang dibentuk sejak usia dini.
"Hari ini saya hadir memberikan semangat kepada anak-anak. Mudah-mudahan mereka menjadi kebanggaan masyarakat Tasikmalaya dan bangsa Indonesia sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," ujarnya.
Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar sekaligus membentuk karakter yang akan menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan.
"Keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Dari sanalah mereka memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks di masa depan," katanya.
Ia juga mengingatkan anak-anak agar terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman.
"Teruslah belajar, belajar, dan belajar. Persiapkan diri menghadapi masa depan yang lebih penuh tantangan dibandingkan sekarang," pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga memberikan perhatian kepada anak-anak yang sedang merayakan ulang tahun. Menurutnya, apresiasi sederhana, seperti ucapan selamat maupun hadiah, dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memotivasi anak untuk terus berkembang.
"Berikan penghargaan kepada anak-anak yang berprestasi. Reward akan memotivasi mereka untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik," ucapnya.
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pangdam III/Siliwangi yang telah meluangkan waktu hadir memberikan motivasi kepada anak-anak Tasikmalaya.
"Saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pangdam III/Siliwangi. Kehadiran beliau memberikan nuansa baru sekaligus nasihat yang sangat bermakna bagi kita semua," katanya.
Asep menegaskan perlindungan anak harus menjadi gerakan bersama lintas sektor karena anak merupakan investasi masa depan bangsa yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.
Ia juga mengapresiasi konsistensi KPAID Kabupaten Tasikmalaya dalam menghadirkan berbagai program nyata untuk memperjuangkan hak-hak anak.
"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap anak bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata. Anak Indonesia harus terus maju karena mereka adalah masa depan bangsa," pungkasnya.
Rangkaian Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya ditutup dengan pertunjukan seni, penampilan kreativitas anak, permainan edukatif, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan ribuan peserta. Perayaan tersebut menjadi simbol kolaborasi pemerintah, KPAID, TNI, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045. (AST)



Komentar