Haornas 2026, Pemkot Bandung Dorong Warga Lebih Aktif Berolahraga


Bandung (PRSSNIJabar) - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bandung untuk terus mendorong masyarakat meningkatkan aktivitas olahraga sekaligus memperkuat pembinaan atlet berprestasi.
Upaya tersebut dilakukan dengan membangun ekosistem olahraga yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai agenda dan kegiatan olahraga pun terus digelar sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya olahraga di Kota Bandung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar mengatakan, Haornas menjadi pengingat pentingnya membangun kebiasaan berolahraga secara berkelanjutan.
Menurut Sigit, olahraga bukan hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
āDiharapkan ke depan warga Bandung itu tetap berolahraga, sehingga tetap sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonomi,ā ujar Sigit.
Ia mengatakan, pengembangan olahraga masyarakat harus berjalan beriringan dengan pembinaan olahraga prestasi. Keduanya dinilai saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi mengungkapkan, kesadaran masyarakat untuk berolahraga menunjukkan tren positif.
Hal itu terlihat dari hasil survei tingkat aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung yang dilakukan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
āHaornas tentunya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Kota Bandung agar lebih aktif bergerak dan tidak mager. Alhamdulillah, berdasarkan survei dari Universitas Pendidikan Indonesia, tingkat aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung meningkat,ā kata Nuryadi.
Menurutnya, berdasarkan survei, tingkat aktivitas olahraga masyarakat yang sebelumnya berada di kisaran 42 persen pada 2024ā2025, meningkat menjadi 63 persen dalam survei Juni-Juli 2026.
Nuryadi menilai peningkatan tersebut menjadi kabar baik sekaligus menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas olahraga.
āIni tentu menjadi hal yang positif. Kami berharap tren ini terus meningkat, karena olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,ā ujarnya
Di sisi lain, KONI Kota Bandung juga terus mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Kota Bandung menjadi salah satu daerah tuan rumah pendamping yang akan menggelar sejumlah pertandingan cabang olahraga dalam ajang tersebut
Nuryadi menegaskan, prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan. Dibutuhkan proses pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, peran pelatih, serta dukungan dari berbagai pihak.
āPrestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, dukungan pelatih, serta kolaborasi seluruh pihak. Kami berharap semangat ini terus terjaga menuju Porprov 2026,ā katanya.
Melalui penguatan olahraga masyarakat, penyelenggaraan berbagai event, serta pembinaan atlet secara berkelanjutan, Pemkot Bandung berharap budaya olahraga semakin tumbuh dan semakin banyak warga yang menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (AMJ)



Komentar