Event Sniper Challenge Ramaikan Wisata Pangandaran
- Admin02

- 9 Jun
- 2 menit membaca

Pangandaran (PRSSNIJabar) - Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pantai Pangandaran dalam gelaran Airsoft Sniper Challenge, Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2026 kemarin. Kegiatan komunitas tersebut menjadi daya tarik baru yang memperkuat posisi Pangandaran sebagai destinasi wisata berbasis event dan olahraga.
Sebanyak 130 peserta dari 23 klub ambil bagian dalam kompetisi airsoft gun tersebut. Mereka datang dari sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, dan Jawa Tengah. Bahkan, dua peserta diketahui berasal dari Belanda dan ikut merasakan atmosfer kompetisi di kawasan wisata Pangandaran.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menyebut kegiatan komunitas berskala nasional seperti ini memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata daerah. Selain mendatangkan pengunjung, event tersebut juga memperkenalkan Pangandaran kepada komunitas dari luar daerah hingga mancanegara.
āKami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini karena bisa menjadi bagian dari promosi wisata Pangandaran. Mudah-mudahan ke depan dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan,ā ujar Citra dalam keterangannya yang diterima reporter Jabar Now, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, Pangandaran terbuka untuk berbagai kegiatan komunitas maupun olahraga yang mampu menarik wisatawan dan menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat. Event yang digelar di kawasan wisata dinilai dapat memperpanjang lama tinggal pengunjung sekaligus meningkatkan okupansi hotel dan usaha lokal.
Pelaksana kegiatan, R. Angga Muhammad Mudzakir, mengatakan Airsoft Sniper Challenge di Pangandaran merupakan penyelenggaraan perdana. Pemilihan kawasan TWA Cagar Alam Pantai Pangandaran dilakukan karena memiliki karakter alam yang mendukung konsep simulasi dan tantangan dalam olahraga airsoft sniper.
āPeserta sangat antusias karena lokasi di Pangandaran punya suasana berbeda dibanding daerah lain. Ada yang datang dari Jakarta, Bandung, Jawa Tengah, bahkan dari Belanda,ā kata Angga.
Ia menilai kegiatan komunitas seperti ini dapat menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Pangandaran. Selain kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antar komunitas airsoft gun dari berbagai daerah.
āKami berharap event ini bisa rutin digelar setiap tahun agar Pangandaran semakin dikenal sebagai lokasi kegiatan olahraga komunitas,ā ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Perbakin Pangandaran Asep Kemal Pasha menjelaskan bahwa perlengkapan yang digunakan peserta merupakan airsoft gun untuk kebutuhan olahraga dan simulasi, sehingga aman digunakan dalam kompetisi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Plh Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto dan Dandim 0625 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan. Event ini sekaligus menambah daftar kegiatan wisata berbasis komunitas yang mulai berkembang di Pangandaran dalam beberapa tahun terakhir. (AST)



Komentar